All Posts in Category: Kesehatan Mata

Pengertian dan penyebab penyakit mata kalazion

Mengenal Kalazion dan Penyebabnya

Pengertian Kalazion

Kalazion adalah benjolan pada kelopak mata atas atau bawah, tapi umumnya terjadi pada kelopak mata bagian atas. Kondisi ini merupakan tidak berfungsinya kelenjar meibom yang berada tepat di atas bulu mata. Kelenjar meibom adalah penghasil komponen lipid yang membuat lapisan luar mata selalu basah dan lembap sehingga bola mata tidak kering dan iritasi.

Penyebab Kalazion

Pada permukaan bagian dalam kelopak mata, terdapat kelenjar-kelenjar ‘mungil’ yang memroduksi cairan untuk melembapkan bola mata, atau disebut kelenjar meibom.

Jika kelenjar ini tersumbat, cairan akan menumpuk dan membentuk benjolan berisi cairan. Inilah penyebab di balik munculnya kalazion.

Kondisi lebih sering pada usia muda. Meski demikian, kalazion lebih sering dialami oleh pengidap yang juga pernah mengalami bintitan (hordeolum), blepharitis (inflamasi pada kelopak mata)
.
#klinikmatautama
#KMU
#klinikmata
#doktermata
#pusatpenangananmata
#katarakcenter
#pusatkatarak

Read More
Apakah Lensa Kontak Bisa Menyebabkan Sakit Mata

Apakah Lensa Kontak Bisa Sebabkan Penyakit Mata?

Apakah Lensa Kontak Bisa Sebabkan Penyakit Mata?

Jawabanya adalah bisa, karena lensa kontak yang sering digunakan akan menyebabkan keratitis yaitu adanya infeksi pada kornea mata. Dengan beberapa indikator antara lain penglihatan buram, mata merah, terasa mengganjal.

Demikian informasi dari KMU, dengan artikel “Apakah Lensa Kontak Bisa Sebabkan Penyakit Mata?”, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Read More
pengertian keratitis pada mata

Pengertian Keratitis Mata

Selamat pagi pembaca setia KlinikMataUtama.com, berikut seri kesehatan mata selanjutnya yang akan kami publikasikan melalui kanal media kami. Kali ini tentang Keratitis.

 

Lensa kontak sering menyebabkan keratitis yaitu adanya infeksi pada kornea mata.

tanda tanda keratitis pada mata

Tanda keratitis :
Penglihatan buram, mata merah, terasa mengganjal.

Segera periksakan mata anda di dokter Klinik Mata Utama jika mengalami hal tersebut. Untuk info lebih lanjut hubungi : 031-3930011, 0822 3205 3333

 

#klinikmatautama
#KMU
#klinikmata
#doktermata
#pusatpenangananmata
#katarakcenter
#pusatkatarak

Read More
Pengertian Retinitis Pigmentosa

Pengertian Retinitis Pigmentosa

Selamat pagi pembaca setia KlinikMataUtama.com, berikut seri kesehatan mata berikutnya yang akan kami publikasikan melalui kanal media kami. Kali ini tentang Retinitis Pigmentosa.

Retinitis Pigmentosa adalah suatu kemunduran yang progresif pada retina yang mempengaruhi penglihatan pada malam hari dan penglihatan tepi, pada akhirnya bisa menyebabkan kebutaan.

#klinikmatautama
#KMU
#klinikmata
#doktermata
#pusatpenangananmata
#katarakcenter
#pusatkatarak

Read More

Mengenal Retinopati Hipertensi

Mengenal Retinopati Hipertensi

Retinopati hipertensi adalah suatu kondisi dengan karakteristik perubahan vaskularisasi retina pada populasi yang menderita hipertensi.

Kelainan ini pertama kali dikemukakan oleh Marcus Gunn pada kurun ke-19 pada sekelompok penderita hipertensi dan penyakit ginjal.

hipertensi retinopati gejala

Siapa yang berisiko terkena retinopati hipertensi?
1. Memiliki tekanan darah tinggi dalam jangka waktu lama
2. Memiliki penyakit jantung
3. Memiliki aterosklerosis
4. Stress
5. Riwayat keluarga

Read More
ada apa dengan bola mata kita

Rahasia di Balik Bola Mata Kita

  1. Sklera: Sklera adalah bagian putih mata yang mengelilingi kornea. Hal ini terdiri dari jaringan berserat, dan memberikan perlindungan kepada bagian dalam mata. Ini adalah jaringan yang biasa disebut putih mata.
  2. Kornea: Kornea adalah jaringan transparan di depan mata di mana cahaya yang datang dari sebuah benda masuk ke mata. Hal ini juga membantu dalam memfokuskan cahaya pada retina.
  3. Beranda Depan (Aqueous Humor): ini adalah cairan transparan bening yang mengisi ruang ruang antara kornea dan lensa mata. Ini juga memasok nutrisi dan oksigen ke bagian-bagian ini.
  4. Iris: Iris adalah cincin otot di bagian tengah mata, yang membantu dalam mengatur jumlah  cahaya yang memasuki mata dengan mengontrol ukuran pupil.
  5. Pupil: Ini adalah sebuah lubang di tengah iris dimana cahaya melewati dan jatuh pada lensa mata. Ukurannya dikontrol oleh iris.
  6. Lensa Mata: Lensa mata ini terletak tepat di belakang pupil. Ini membantu dalam memfokuskan cahaya pada retina. Lensa mata mampu mengubah bentuknya sehingga memungkinkan kita untuk melihat obyek dekat dan jauh.
  7. Otot siliari: ini adalah jaringan berbentuk cincin yang memegang dan mengontrol pergerakan lensa mata, dan karena itu, membantu dalam mengendalikan bentuk lensa.
  8. Humor vitreous: bertindak sebagai pengisi dan mencakup ruang antara lensa mata dan retina. Hal ini juga memberikan perlindungan kepada lensa. Itu membuat untuk sekitar dua-pertiga dari total volume mata, dan terutama terdiri dari air
  9. Retina: ini adalah membran bertanggung jawab untuk mengubah cahayayang jatuh di atasnya menjadi impuls listrik yang dapat dikirim ke otak. Retina mengandung sel fotoreseptor yang sensitif terhadap cahaya yang disebut batang dan kerucut. Batang membantu dalam visi hitam dan putih dan untuk melihat dalam cahaya redup, sedangkan kerucut membantu dalam penglihatan siang hari dan warna.
  10. Saraf optik: ini adalah bundel serat saraf yang berfungsi sebagai kabel yang menghubungkan mata ke otak. Saraf optik ini membantu dalam transmisi sinyal dari retina ke pusat visual otak.
  11. Spot kuning atau Makular: terletak di pusat retina, tempat ini kuning membantu dalam menyerap kelebihan cahaya yang memasuki mata. Makula adalah bertanggung jawab untuk penglihatan [embacaan kita, dan membantu kita untuk melihat obyek yang tepat di depan kita.
  12. Kelopak mata: Kelopak mata membantu dalam perlindungan dan pelumasan mata kita. Mereka juga membantu dalam mengendalikan jumlah cahaya yang jatuh ke mata kita.
  13. Otot Mata: Bola mata diadakan di tempatnya dengan bantuan beberapa otot mata. Otot-otot mata bertanggung jawab atas dan bawah, serta gerakan kiri dan kanan mata

 

Sumber: Majalah Klinik Mata Utama edisi 04

Read More

Mengenal Katarak Kongenital dan Penyebabnya

Katarak kongenital adalah kekeruhan lensa sejak bayi yang ditandai dengan mata tampak putih, sebab utamanya adalah infeksi pada masa kehamilan.

Keadaan ini membutuhkan penanganan segera oleh dokter spesialis mata agar fungsi penglihatan dapat dimaksimalkan.

 

Yang menyebabkan seorang anak menderita penyakit katarak kongenital :
1. Infeksi terutama saat kehamilan
2. Genetik dan penyakit metabolik
3. Kelainan anatomi mata lain
4. Obat-obatan tertentu

Read More
katarak traumatika

Katarak Traumatika

katarak traumatika

Katarak traumatika merupakan katarak yang muncul sebagai akibat cedera pada mata karena trauma tembus atau trauma tumpul. Kekeruhan pada lensa dapat terjadi segera setelah terjadinya trauma atau sampai beberapa tahun.

Read More
mengenal mata presbiopia

Mengenal Presbiopia

mengenal mata presbiopia

 

Presbiopia merupakan proses degeneratif mata yang pada umumnya dimulai sekitar usia 40 tahun. Kelainan ini terjadi karena lensa mata mengalami kehilangan elastisitas dan kemampuan untuk berubah bentuk (turunnya daya akomodasi). Pasien biasanya datang dengan keluhan penglihatan kabur ketika melihat/membaca dekat. Membaca dilakukan dengan menjauhkan kertas yang dibaca.

Read More

Mengenal Jenis dan Cara Penanganan Astigmatisme

mengenal astigmatisme

Astigmatisme merupakan kelainan refraksi dimana pembiasan pada meridian yang berbeda tidak sama. Dalam keadaan istirahat (tanpa akomodasi) sinar sejajar yang masuk ke mata difokuskan pada lebih dari satu titik.

Penyebab tersering dari astigmatisme adalah kelainan bentuk kornea. Pada sebagian kecil dapat pula disebabkan kelainan lensa

 

Pembagian Astigmatisme

1. Astigmatisme Reguler

Pada bentuk ini selalu didapatkan dua meridian yang saling tegak lurus. Disebut Asigmatism with the rule bila meridian vertikal mempunya daya bias terkuat. Bentuk ini lebih sering pada penderita muda.

Disebut Asigmatism against the rule bila meridian horisontal mempunyai daya bias terkuat. Bentuk ini lebih sering pada penderita yang lebih tua. Kelainan refraksi ini dapat dikoreksi dengan lensa silinder.

2. Astigmatisme Ireguler

Pada bentuk ini didapatkan titik fokus yang tidak beraturan. Penyebab tersering adalah kelainan kornea seperti sikatriks kornea, keratokonus. Bisa juga disebabkan kelainan lensa seperti katarak imatur.

Kelainan refraksi seperti ini tidak bisa dikoreksi dengan lensa silinder.

 

Cara Penanganan Astigmatisme

  1. Astigmatisme reguler, diberikan kacamata sesuai kelainan yang didapatkan, yaitu dikoreksi dengan lensa silinder negatif atau positif dengan atau tanpa kombinasi lensa sferis.
  2. Astigmatisme Ireguler, bila ringan bisa dikoreksi dengan lensa kontak keras, tetapi bila berat bisa dilakukan transplantasi kornea.

 

Read More