All Posts in Category: Motivasi

Fundamental Leadership Training di Dale Carnegie Training

Perawat KMU Raih Peserta Terbaik Kategori Human Relation Development

Sumber Daya Manusia (SDM) handal merupakan modal terpenting bila ingin kinerja organisasi lebih maksimal. Itu pula yang kami yakini di KMU. Karenanya, upgrading mutu SDM menjadi sebuah keharusan.

Serangkaian training-workshop-outbounding-seminar-kajian jadi menu wajib. Syukurnya, cinta Klinik Mata Utama (KMU) tak bertepuk sebelah tangan. Ada saja kabar gembira yang kami dapatkan.

Salah satunya dari LAILATUL FAJRIYAH, perawat keren KMU. Ketika mengikuti Fundamental Leadership Training di Dale Carnegie Training, perawat pemilik senyum tulus ini terpilih sebagai peserta terbaik untuk kategori Human Relation Development.

Selamat !

#perawat 

 

Read More
ekspresi pasien pasca operasi katarak

Ekspresi Pasien, Dari Sujud Syukur Hingga Mendoakan Masuk Surga

Setiap pasien yang datang ke KMU membawa kisahnya masing-masing. Beragam ekspresi bahagia tak mampu disembunyikan dari pemiliknya. Setelah sekian lama tidak melihat, kemudian pasien bisa melihat kembali. Itu penyebabnya.

Hamid Andre Pratama, salah satu perawat Klinik Mata Utama pernah dipeluk dan dicium pasien KMU seusai menjalankan operasi. Setelah Hamid membantu membuka perban, pasien itu berkali-kali berterima kasih. Tidak hanya itu, pasien wanita tersebut tiba-tiba saja memeluknya lama. Tak cukup dengan pelukan, pasien itu juga melayangkan ciuman di pipi Hamid. “Untunglah pasiennya sudah nenek-nenek, jika tidak malah copot jantung saya,” katanya sembari tertawa.

Melihat itu, hamid tersenyum senang. Ini peristiwa lucu baginya. “melihat pasien bahagia itu sangat membahagiakan,” kata pria yang sudah bekerja sejak KMU berdiri ini. Bahkan peristiwa sejenis pernah ia saksikan secara langsung dengan jumlah pasien KMU yang mencapai ribuan.

Pengalaman lain yang tak mungkin dilupakan Hamid adalah kisah pertemuannya dengan belahan jiwanya di KMU. Antara perawat dan pasien yang kemudian menjadi suami istri. “Itu berkah saya bekerja di sini,” katanya bahagia.

Cerita lain muncul dari As’ad (53), yang berprofesi sebagai petugas kebersihan kampung. Setelah dioperasi dan sehat kembali, tanpa malu-malu ia langsung sujud syukur di tempat. “Saya langsung sujud syukur, tidak menyangka bisa melihat kembali, saya bisa melihat semuanya, ini keajaiban!,” katanya bahagia. Yang lebih membahagiakan lagi, lanjutnya, ia bisa bekerja kembali, mencari nafkah untuk keluarga yang selama setahun tidak bisa dilakukan . Selama ini ia hanya bisa melihat bayangan hitam, tanpa pernah tahu bayangan yang ada di depannya. “jangankan bekerja, untuk berjalan saja , saya harus dituntun,” katanya.

Didoakan Masuk Surga

Cerita dari dr, Uyik Unari, SpM, Direktur KMU berbeda lagi. Suatu saat, ia dibuat kaget dengan salah satu pasien yang membawa bermacam-macam hasil panennya dari desa. “Ada beras, ubi, ketela, dan macam-macam, buanyak di sini,” ceritanya. Dengan heran Dokter Uyik bertanya untuk apa semua itu? “Ini ucapan  terima kasih saya karena sudah bisa melihat, semuanya saya bawa langsung dari desa untuk Dokter,”kata Dokter Uyik menirukan. “Saya sudah meninta agar tidak repot-repot, namun itu wujud ekspresi kebahagiaan mereka,” imbuhnya.

Tak hanya beragam pemberian dari pasien, doa-doa pun seringkali terus terlantun bersamaan dengan ucapan terima kasih. “Doa-doa itu yang seringkali membuat saya merinding, saya terharu sekali. jika sudah demikian, saya tidak kuat untuk tidak menangis,”akunya.

Pasien-pasien itu, lanjutnya, selalu mengeluarkan semua doanya untuk Uyik dan keluarga. “Beberapa dari mereka mendoakan kami masuk surga. Saya hanya mengamini doa mereka, dan berharap keberkahan dari doa doa itu,” katanya.

Mari belajar pada mbah Simpen, perempuan sepuh asal Moro Calar, Glagah Lamongan. Di usia 97 tahun, dengan mata yang sudah kabur, tetap memiliki kemauan kuat agar bisa istiqomah membaca Al Qur’an.

Ketika di dalam rumah cahaya makin gelap, beliau memilih mengaji di teras. Lumayan bisa lebih jelas.

Bahkan, saat rumahnya kebanjiranpun, tak menjadi penghalang beliau tetap berusaha bisa mengaji. Sambil duduk khusyu’ di kursi teras, susah payah mengeja huruf, meski air merendam kaki.

Mbah simpen bersyukur ketika didatangi tim Klinik Mata Utama . Insya Allah penyakit kataraknya akan dioperasi. “Alhamdulilah saya akan bisa ngaji dengan terang” katanya.

Mbah Sukaria, 64 tahun berbeda lagi. Dia mengaku bahagia bisa melihat lagi. “Kulo sampun kepingin saged ngaos mboten ketingal. Sampun ditumbasaken lampu duduk kalian anak kulo, malah ulap, (Saya sudah ingin bisa membaca lagi. Kemarin tidak kelihatan saat membaca. Meskipun sudah dibelikan lampu duduk sama anak saya, ternyata malah silau,”

 

Sumber: Majalah Klinik Mata Utama (KMU), Edisi 04

Read More
Kebiasaan Wajib di Pagi Hari Agar Semangat Seharian

Kebiasaan Yang Sebabkan Semangat Kerja

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat Anda semangat menghadapi hari. Misalnya dengan melakukan beberapa hal ini. Seperti yang dikutip dari Times of India, berikut enam kebiasaan di pagi hari yang wajib dilakukan agar selalu fokus dan semangat.

1. Melihat Warna Terang
Para ahli mengatakan, warna terang dapat membuat mata lebih segar dan ‘melek’ ketika Anda bangun tidur di pagi hari. Anda akan merasakan adanya peningkatan energi secara tiba-tiba, yang membuat semangat sepanjang hari.

Sebagai rekomendasi, cobalah menaruh benda seperti lampu meja, sarung bantal, atau bingkai foto berwarna oranye di samping tempat tidur. Untuk pilihan lainnya, Anda bisa memakai busana berwarna fuschia atau meminum jus jeruk saat sarapan.

2. Hindari Menekan Tombol ‘Snooze’
Semakin sering Anda menekan tombol tunda pada alarm, maka Anda akan semakin tak bersemangat. Hal ini dikarenakan, ketika menekan tombol ‘snooze’ otak menyadari fakta bahwa Anda bisa tidur 5 menit lagi, sehingga otak cenderung masuk ke dalam mode tidur lelap, sekali lagi. Inilah yang membuat Anda lesu dan menguap sepanjang hari.

3. Visualisasi Jadwal Seharian
Menggambarkan rencana di benak, akan membuat Anda lebih fokus dan bersemangat. Menurut para pakar, hal tersebut bisa bantu Anda menjalani rencana dengan lebih siap. Tanyakan pada diri, apa yang membuat Anda bersemangat hari ini, secara otomatis Anda pun jadi terangsang untuk mau berpikir ke depan dengan cara yang positif.

4. Minum Air
Meminum banyak air saat bangun dapat membantu tubuh menyimpan cadangan mineral yang hilang pada malm hari. Menurunnya kadar mineral dapat membuat Anda lelah secara fisik dan mental. Oleh karena itu, atur
kadar air dalam tubuh dengan meminum delapan hingga 10 gelas dalam sehari.

5. Terpapar Sinar Matahari
Sesegera mungkin Anda terpapar sinar matahari, secepat itu pula kadar melatonin (hormon yang membuat Anda mengantuk) berkurang.

6. Melakukan Aktivitas Fisik
Selain beberapa cara di atas, memulai hari dengan berolahraga atau melakukan aktivitas fisik selama 45 menit seperti berlari kecil, berjalan di taman dapat mengurangi rasa pusing akibat bangun pagi. Selain itu, olahraga membuat Anda di luar ruangan membuat Anda lebih mudah terpapar sinar matahari.

sumber: detikcom
#klinikmatautama
#katarakcenter

Read More

Kisah Mbah Darjo Sembuh dari Katarak

Menjadi tukang becak di usia 70 tahun tentulah sebuah perjuangan tersendiri. Itulah yang dilakoni Mbah Darjo, warga Sawahan, Cerme, Gresik.

Lelaki yang bila sedang bekerja di kota Gresik mengaku malamnya sering menginap di masjid ini tak mengeluhkan kondisinya. Justru mensyukurinya. Apalagi ketika sadar bahwa becak telah menjadi sumber rejekinya. Ingat bahwa rumah yang ditempati bersama keluarga adalah juga tabungan hasil narik becak.

Kendala mulai Mbah Darjo rasakan 4 tahun lalu. Matanya terasa gelap. Pandangannya tidak lagi jelas. Sejak saat itu tidak berani narik becak di malam hari. “Khawatir nabrak orang, nanti malah jadi masalah,” katanya.

Setelah konsultasi ke dokter di KMU, didiaknosa katarak. Dokter menyarankan operasi sebagai solusi untuk sembuh.

Suami dari seorang istri yang perajin kain tenun ini pun setuju. Tak ragu untuk dioperasi. Alhamdulillah lancar, hasilnya kini matanya tak lagi kabur.

Video: @abd.manan

 

Read More

Bantu Warga untuk Melihat Lagi

Tim Klinik Mata Utama (KMU), Jumat 27/1/2017, berkesempatan kolaborasi dengan Pemkab Situbondo dan The John Fawcett Foundation.

Alhamdulillah, kami melayani tidak kurang 750 orang, warga kurang mampu di sekitar Baluran, Situbondo. Kegiatannya berupa pemeriksaan mata, bagi-bagi kaca mata, dan operasi katarak. Semuanya gratis.

#indonesiabebaskatarak

#klinikmatautama

#situbondo

Read More

Phaco Certification

“Be Able to perform phacoemulsification and intra ocular lens implantation surgery safely and successfully, and managing complications during surgery”

Phacoemulsification

Phacoemulsification (Phaco) is the most common technique used by developed countries. It involves the use of a machine with an ultrasonic handpiece equipped with a titanium or steel tip. The tip vibrates at ultrasonic frequency (40,000 Hz) and the lens material is emulsified. A second fine instrument (sometimes called a “cracker” or “chopper”) may be used from a side port to facilitate cracking or chopping of the nucleus into smaller pieces. Fragmentation into smaller pieces makes emulsification easier, as well as the aspiration of cortical material (soft part of the lens around the nucleus). After phacoemulsification of the lens nucleus and cortical material is completed, a dual irrigation-aspiration (I-A) probe or a bimanual I-A system is used to aspirate out the remaining peripheral cortical material.

Read More

Saturday Meeting with Hadi Prakoso, MD – FODI 2016

Saturday Meeting with Hadi Prakoso, MD

“Chop and Toric Iol : Complate Package”

 

Melalui teknik fakoemulsiökasi yang merupakan teknik operasi terkini untuk penatalaksanaan katarak. Dalam rangka menghadapi era globalisasi, dokter mata di seluruh Indonesia diharapkan mampu melakukan operasi teknik fakoemulsiökasi. Beberapa rumah sakit di daerah telah dilengkapi dengan mesin fakoemulsiökasi ini. Akan tetapi tidak jarang dokter spesialis mata belum siap dengan teknik ini.

Menindaklanjuti seminar FODI 2016 yang terlaksana pada tanggal 22 Mei 2016 yang lalu, kami bermaksud mengadakan diskusi ilmiah selama 2 jam mengenai teknik fakoemulsiökasi yang aman bagzi pasien dan dokter dengan tema “Chop And Toric IOL: Complete Package”. Besar harapan kami dengan diadakannya diskusi ilmiah ini semakin mengasah wawasan ilmu dan keterampilan para dokter spesialis mata yang didapat sebelumnya, sehingga penderita katarak tidak hanya secara kuantitas tertangani tetapi juga secara kualitas tertangani dengan tepat dan aman, yang nantinya akan mendukung program pemerintah dalam mengurangi angka kebutaan di Jawa Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Read More