Anatomi Mata

Teman-Teman Tau Gak Apa Saja Sih Anatomi Mata Itu?

Anatomi Mata:

Bola mata berdiameter ±2,5 cm dimana 5/6 bagiannya terbenam dalam rongga mata & hanya 1/6 bagiannya saja yang tampak pada bagian luar.

Anatomi Mata Sederhana

Sklera : Anatomi mata yang melindungi bola mata dari kerusakan mekanis & menjadi tempat melekatnya bola mata

Otot-otot : Otot-otot yang melekat pada mata :

  1. muskulus rektus superior : anatomi mata yang menggerakan mata ke atas
  2. muskulus rektus inferior : anatomi mata mengerakan mata ke bawah

Kornea : anatomi mata yang memungkinkan lewatnya cahaya & merefraksikan cahaya

Badan Siliaris : anatomi mata yang menyokong lensa & mengandung otot yang memungkinkan lensa untuk beroakomodasi, kemudian berfungsi juga untuk mengsekreskan aqueus humor

Iris : anatomi mata yang mengendalikan cahaya yang masuk ke mata melalui pupil, mengandung pigmen.

Lensa : anatomi mata yang memfokuskan pandangan dengan mengubah bentuk lensa

Bintik kuning (Fovea) : anatomi mata pada bagian retina yang mengandung sel kerucut

Bintik buta : anatomi mata pada daerah syaraf optic meninggalkan bagian dalam bola mata

Vitreous humor : anatomi mata yang menyokong lensa & menjaga bentuk bola mata

Aquous humor : anatomi mata yang menjaga bentuk kantong bola mata

Anatomi Mata secara umumnya dibagi menjadi 3 lapisan, dari luar ke dalam yaitu tunica fibrosa, tunica vasculosa, & tunica nervosa.

Tunica Vibrosa
Tunica vibrosa terdiri dari sklera, sklera merupakan anatomi mata lapisan luar yang sangat kuat. Sklera berwarna putih putih, kecuali di depan. Pada lapisan ini ada kornea, yaitu lapisan yang berwarna bening & anatomi mata ini berfungsi untuk menerima cahaya masuk kemudian memfokuskannya. Untuk melindungi kornea ini, maka disekresikan air mata sehingga keadaannya selalu basah & bisa membersihkan dari debu. Pada batas cornea & sclera ada canalis schlemm yaitu suatu sinus venosus yang menyerap kembali cairan aquaus humor bola mata.

Tunica Vasculosa
Tunica vasculosa merupakan anatomi mata bagian tengah bola mata, urutan dari depan ke belakang terdiri dari iris, corpus ciliaris & koroid.

Koroid merupakan lapisan tengah yang kaya akan pembuluh darah, lapisan ini juga kaya akan pigmen warna. Daerah ini disebut Iris. Coba kita perhatikan mata orang Indonesia dengan orang-orang dari Negara barat! Apakah perbedaannya? Tentunya pada warna. Orang Indonesia biasanya bermata hitam / coklat, adapun orang barat biasanya berwarna biru / hijau. Nah, di anatomi mata bagian irislah perbedaan ini berada sebab di anatomi mata ini memiliki pigmen warna.

macam macam warna mata
Bagian depan dari lapisan iris ini disebut Pupil yang terletak di belakang kornea tengah. Pengaruh kerja ototnya yaitu melebar & menyempitnya bagian ini. Coba kita masuk ke dalam suatu kamar yang gelap gulita, maka kita akan berusaha melihat dengan melebarkan mata agar cahaya yang masuk cukup. Pada kondisi ini disebut dengan dilatasi, demikian sebaliknya jika kita berada pada ruangan yang terlalu terang maka kita akan berusaha untuk menyempitkan mata sebab silau untuk mengurangi cahaya yang masuk yang disebut dengan konstriksi. Pada sebuah kamera, anatomi mata pupil ini diibaratkan seperti diafragma yang bisa mengatur jumlah cahaya yang masuk.

Di sebelah dalam pupil ada lensa yang berbentuk cakram otot yg disebut Musculus Siliaris. Anatomi mata ini sangat kuat dalam mendukung fungsi lensa mata, yang selalu bekerja untuk memfokuskan penglihatan. Seseorang yang melihat benda dengan jarak yang jauh tidak mengakibatkan otot lensa mata bekerja, tetapi apabila seseorang melihat benda dengan jarak yang dekat maka akan memaksa otot lensa bekerja lebih berat sebab otot lensa harus menegang untuk membuat lensa mata lebih tebal sehingga bisa memfokuskan penglihatan pada benda-benda tersebut. Sekarang kita tahu mengapa aktivitas seseorang yang membaca buku akan membuat mata terasa cepat lelah?

Pada bagian depan & belakang lensa ini ada rongga yang berisi cairan bening yg masing-masing disebut Aqueous Humor & Vitreous Humor. Adanya cairan ini bisa memperkokoh kedudukan bola mata

Tunica Nervosa
Tunica nervosa (retina) merupakan anatomi mata reseptor pada mata yang terletak pada bagian belakang koroid. Anatomi mata ini merupakan bagian terdalam dari mata. Lapisan ini lunak, namun tipis, hampir menyerupai lapisan pada kulit bawang. Retina tersusun dari sekitar 103 juta sel-sel yang berfungsi untuk menerima cahaya. Di antara sel-sel tersebut sekitar 100 juta sel merupakan sel-sel batang yang berbentuk seperti tongkat pendek & 3 juta lainnya adalah sel konus (kerucut). Sel-sel ini berfungsi untuk penglihatan hitam & putih juga sangat peka pada sedikit cahaya.

SEL BATANG tidak bisa membedakan warna, tetapi lebih sensitif terhadap cahaya sehingga sel ini lebih berfungsi pada saat melihat ditempat gelap. Sel batang ini mengandung suatu pigmen yang fotosensitif disebut rhodopsin. Cahaya lemah seperti cahaya bulan pun bisa mengenai rhodopsin. Sehingga bagian anatomi mata ini diperlukan untuk penglihatan pada cahaya remang-remang.

SEL KERUCUT / cone cell mengandung jenis pigmen yang berbeda, yaitu iodopsin yang terdiri dari retinen. Ada 3 jenis iodopsin yang masing-masing sensitif terhadap cahaya merah, hijau & biru. Masing-masing disebut iodopsin merah, hijau & biru. Segala warna yang ada di dunia ini bisa dibentuk dengan mencampurkan ketiga warna tersebut. Anatomi mata bagian ini diperlukan untuk penglihatan ketika cahaya terang.

Signal listrik dari sel batang & sel kerucut ini akan di teruskan melalui sinap ke neuron bipolar, kemudian ke neuron ganglion yang akan membentuk satu bundel syaraf yaitu syaraf otak ke II yang menembus coroid & sclera menuju otak. Bagian anatomi mata yang menembus ini disebut dengan discus opticus, dimana discus opticus ini tidak mengandung sel batang & sel kerucut, maka cahaya yang jatuh ke bagian anatomi mata ini tidak akan terlihat apa-apa sehingga disebut dengan bintik buta.

Alat-alat Tambahan Anatomi Mata

bagian dalam mata

Alat-alat tambahan anatomi mata terdiri dari alis mata, kelopak mata, bulu mata & aparatus lakrimalis.

Alis : terdiri dari rambut kasar yang terletak melintang di atas mata, anatomi mata ini berfungsi untuk melindungi mata dari cahaya & keringat juga untuk kecantikan.

Kelopak mata : ada 2, yaitu atas & bawah. Kelopak mata atas lebih banyak bergerak dari kelopak yang bawah & mengandung musculus levator pepebrae untuk menarik kelopak mata ke atas (membuka mata). Untuk menutup mata dilakukan oleh otot otot yang lain yang melingkari kelopak mata atas & bawah yaitu musculus orbicularis oculi. Ruang antara ke-2 kelopak disebut celah mata (fissura pelpebrae), celah ini menentukan “melotot” / “sipit” nya seseorang. Pada sudut dalam mata ada tonjolan disebut caruncula lakrimalis yg mengandung kelenjar sebacea (minyak) & sudorifera (keringat).

Bulu mata : ialah barisan bulu-bulu terletak di sebelah anterior dari kelenjar Meibow. Kelenjar sroacea yang terletak pada akar bulu-bulu mata disebut kelenjar Zeis. Infeksi kelenjar ini disebut Lordholum (bintit).

Apparatus lacrimalis : terdiri dari kelenjar lacrimal, ductus lacrimalis, canalis lacrimalis & ductus nassolacrimalis.