AWAS!!! DAMPAK MELIHAT GERHANA MATAHARI DAPAT MERUSAK MATA.

AWAS!!! EFEK MELIHAT GERHANA MATAHARI DAPAT MERUSAK MATA.

Gerhana Matahari, kejadian alam tersebut tidak hanya menarik perhatian di dalam Negeri saja, tetapi juga menarik perhatian seluruh dunia. Menurut Para Ahli, pengertian dari Gerhana Matahari sendiri ialah proses dimana terjadinya  posisi Bulan, Matahari dan Bumi sejajar dan berada pada garis lurus.

Beberapa orang mengatakan bahwa rusaknya mata karena melihat gerhana matahari secara langsung adalah sebuah mitos, namun pendapat tersebut tidak dapat dikatakan benar karena fakta yang sebenarnya menurut beberapa dokter ahli atau dokter spesialis mata hal tersebut justru sangat membahayakan mata terutama efek pada rusakanya retina. Salah satu dokter spesialis mata di Klinik Mata Utama Gresik oleh dr.Fitria Romadiana, Sp.M menyatakan bahwa, melihat gerhana matahari secara langsung dapat menyebabkan rusaknya pusat penglihatan yaitu Retina, terdapat gangguan dan terjadinya proses kimia di dalam mata atau yang bisa disebut dengan Photochemical yang merupakan suatu reaksi yang diawali dengan energi radiasi yang sangat berbahaya serta radiasi Ultraviolet dan Blue Light yang berlebihan. Hal tersebut juga bisa terjadi dikarenakan panasnya yang bisa membakar. Adapun mitos yang mengatakan bahwa akan mengalami kebutaan total ketika melihat gerhana matahari secara langsung memang belum pernah dibuktikan dalam penelitian, namun harus tetap waspada akan resiko yang terjadi. Perlu diketahui bahwa Jawa Timur merupakan daerah dimana gerhana matahari itu akan nampak setengah, dan justru yang nampak setengah itulah yang sangat berbahaya bagi mata yang melihat secara langsung pada fase dimana bagian terkecil dari gerhana parsial, termasuk gerhana anular, sebelum dan setelah gerhana mencapai fase total. Fase tersebut yang mengakibatkan kerusakan pada retina. Manusia yang melihat terlalu lama akan terjadinya proses gerhana matahari yang berlangsung selama 1-4 jam, maka tidak akan bisa melihat jelas, seperti ada bayangan putih dan tidak fokus mengenali objek atau yang biasa disebut dengan Skotoma. Proses penyembuhan dari skotoma tersebut bisa hilang rata-rata sekitar 18 minggu.

Dari fakta yang dinyatakan dokter spesialis mata tersebut terbukti nyata bahwa efek yang ditimbulkan dari gerhana matahari dapat beresiko besar terhadap mata. Mengingat efek yang berbahaya tersebut, gerhana matahari seharusnya bukan menjadi tontonan banyak orang dan lebih baik dihindari.

 Melihat kejadian alam yang terjadi atas kekuasaan Allah, maka sebagai umat muslim dianjurkan untuk melakukan sholat gerhana matahari. Dan lebih waspada dalam menjaga kesehatan mata, karena mata merupakan jendela dunia yang sangat berperan penting dalam hidup kita. Adanya kelainan atau gangguan penglihatan akan menurunkan produktifitas dan bukannya tidak mungkin dapat berpengaruh khususnya pada masa depan seorang anak, maka dari itu peran orangtua sangat penting untuk memberikan pengawasan ketat terhadap anak, terlebih dalam melihat gerhana matahari yang akan terjadi esok pada tanggal 9 Maret 2016.

Artikel Oleh: Klinik Mata Utama Gresik

× Hubungi Kami