All Posts in Category: Katarak

Berbagi ilmu di hari libur?? Kenapa tidak

Jadi hari libur kalian kemana saja hari ini?
Atau ngapain saja??
.
.
Kali ini hari libur Dokter Spesialis Mata KMU akan menjadi berbeda dan membawa manfaat ini.
Tepatnya di hari Minggu (6/10/2019)
dr. Diaz Alamsyah S, SpM dari KMU menjadi instruktur bagi dr. Andi Rachmi Patompo, SpM, dalam Phacoemulsification Wetlab.
.
Dokter Diaz membimbing dokter Andi Rachmi, untuk mendalami teknik operasi Phacoemulsification.
Untuk mengingatkan kembali, kegiatan Phacoemulsification Wetlab ini merupakan salah satu program kursus dari KMU Edu ya.
.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari training phacoemulsifikasi, dengan memberikan pendampingan terhadap setiap dokter yang mendalami operasi teknik phacoemulsifikasi ini.
.
.
Semoga ilmu ini membawa manfaat untuk banyak dokter yang tentunya membawa manfaat untuk banyak pasien.
#KMU#Klinikmatautama#KlinikmataKMU#BPJSK#kesehatanmata#BPJSKesehatan#katarak#BPJS#klinikmata#dokter#doktermata#eyeclinic#eyecenter#eyelink#katarak#katarakcenter#beyondophthalmologist#gresik#lamongan#tuban#bojonegoro#bangkalan#sidoarjo
#Inspirasi#motivasi#hidupsehat#inspirasiKMU#motivasiKMU#KMUEdu#phacoemulsifikasi#trainingphacoemulsifikasi

Read More

4 Manfaat Menggunakan Lensa IOLs pada Operasi Katarak


Setiap hal pasti memiliki manfaat dan perbedaan rasa. Hal ini juga berlaku pada lensa apa yang Anda pilih untuk operasi katarak. Setiap lensa, memiliki kelebihan masing-masing. Anda perlu tahu, mengapa lensa intraokular (IOLs) premium harus dipilih saat Anda atau anggota keluarga melakukan operasi katarak.
Lalu apa saja manfaat yang didapat, bila Anda menggunakan lensa intraokular (IOLs) premium?
Banyak manfaat yang bisa didapat oleh penderita katarak, ketika memilih lensa intraokular (IOLs) premium. Simak penjelasan Dokter Spesialis Mata KMU Madura dr. Ruchita Ranti, SpM tentang 4 manfaat lensa intraokular (IOLs) premium berikut:

  1. Tak perlu bantuan kacamata
    Lensa intraokular (IOLs) premium didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan visual pada jarak jauh, rata-rata hingga dekat. Jadi, pasien tidak lagi membutuhkan kacamata untuk beraktifitas pasca operasi katarak.
  2. Nyaman untuk beraktifitas
    Bayangkan saja, bila Anda melakukan pekerjaan tanpa adanya alat bantu seperti kacamata. Tentunya, pekerjaan dan aktifitas akan lebih nyaman dilakukan. Mengunakan lensa intraokular (IOLs) premium, membuat Anda merasa tidak sedang menjadi orang yang usai melakukan operasi katarak.
  3. Sekaligus mengatasi kelainan refrakasi
    Bila menggunakan lensa intraokular (IOLs) premium, kelain refraksi pada mata seperti silindris (astigmatis), rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermotria) dan mata tua (presbyopia).
    Namun, jenis lensa intraokular (IOLs) premium yang digunakan untuk masing-masing kelainan refraksi ini berbeda.
    Jadi, dokter spesialis mata akan menentukan, jenis lensa intraokular (IOLs) premium apa yang dapat membantu pemulihan lensa mata pada operasi katarak, sekaligus memberi fasilitas atas kelainan refraksi.
    Sehingga kedua hal ini bisa dilakukan dalam satu procedural sederhana. Yakni, hanya dengan memilih lensa intraokular (IOLs) premium ini.
  4. Adaptif dengan cahaya
    Lensa IOLs premium ini mudah mengaaptasi cahaya. Penggunanya, tidak perlu lagi merasa disulitkan dengan akses di luar ruangan yang banyak menerima cahaya secara langsung. Bila cahaya sangat berlebihan dan terang, hanya akan menimbulkan sedikit gangguan atau ketidaknyaman.
    Namun selebihnya mudah dan lebih nyaman untuk beraktifitas tanpa khawatir dengan kegiatan di luar ruangan.
    Sudah tahu kan, manfaat dari lensa intraokular (IOLs) premium. Kalian bisa mendapatkan lensa intraokular (IOLs) premium ini di Klinik Mata Utama. Jangan sungkan untuk bertanya kepada tempat berobat atau dokter spesialis mata Anda, terkait lensa intraokular (IOLs) premium ini.
    Demi kebaikan dan kenyamanan Anda di masa datang. Kualitas terbaik, bisa menjadi hal yang paling melegakan. Semoga bermanfaat.
Read More

Tertarik dengan IOLs Premium? Kenali 3 Jenis Lensanya

Lensa Intraokular (IOLs) Premium sendiri memiliki 3 jenis, berdasarkan kebutuhan.  Sebelum memilih menggunakan lensa intraokular (IOLs) premium, Anda harus tahu 3 jenis diantaranya. Agar Anda bisa mempersiapkan diri dan mengetahui, lensa intraokular (IOLs) premium  jenisapa yang tepat untuk Anda.

Walaupun setiap dokter spesialis mata akan memberikan lensa intraokular (IOLs) premium  yang sesuai,. Namun, ada baiknya Anda mengetahui 3 jenisnya. Simak penjelasan dari Dokter Spesialis Mata KMU Gresik, dr. Diaz Alamsyah Sudiro, SpM  ini:

1.Toric IOLs
Toric IOLS ini, merupakan jenis lensa intraokular (IOLs) premium yang memperbaiki astigmatisme atau silinder. Sehingga, cocok untuk Anda yang akan melakukan operasi atau tindakan untuk katarak, dan memiliki gangguan refraksi mata silindris (astigmatisme).

Seperti lensa kontak lunak, toric IOLs toric dapat mengoreksi astigmatisme karena memiliki kekuatan yang berbeda di berbagai meridian lensa. Mereka juga memiliki tanda penyelarasan pada bagian tepi lensa, yang memungkinkan ahli bedah untuk menyesuaikan orientasi IOLs premium di dalam mata untuk koreksi astigmatisme yang optimal.

IOLs jenis ini kerap ditemui di beberapa rumah sakit dan klinik mata, seperti Klinik Mata Utama. Ini adalah cara sederhana yang praktis dan aman untuk menangani katarak dan silindris secara bersamaan.

2. Trifocal IOLs
Untuk jenis lensa intraokular (IOLs) premium ini terbilang, paket lengkap dan praktis. Pasien katarak, bisa menggunakan ini karena sekaligus diperuntukkan bagi mereka yang memiliki gangguan refraksi, rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermotria) dan mata tua (presbyopia).

3. Multifocal IOLs
Lensa jenis ini, merupakan kategori lain dari IOLs premium yang mengoreksi presbyopia. Sehingga, dapat mengurangi kebutuhan akan kacamata baca atau kacamata komputer setelah operasi katarak.

IOLs premium satu ini mengandung pembesaran tambahan di berbagai bagian lensa untuk memperluas jangkauan penglihatan. Karena itu, penggunanya dapat melihat objek dengan jelas di semua jarak tanpa kacamata atau lensa kontak.

Tak heran bila  lensa intraokular (IOLs) premium ini, kerap digunakan oleh penderita gangguan refraksi presbiopi.

Dokter spesialis mata yang menangani operasi atau tindakan  katarak pada Anda, pasti akan membantu memutuskan, IOLs premium manakah yang tepat Anda gunakan. Jangan ragu untuk bertanya pada doktermu.

Bila kamu masih ragu, datang langsung ke Klinik Mata Utama terdekat di kotamu. 

Read More

Mencegah Katarak Pada Bayi: Pastikan Melakukan 3 Cara Ini Saat Hamil

Mungkin Sahabat KMU pernah mengetahui kasus katarak yang menimpa bayi sejak lahir ya?

Seperti yang Klinik Mata Utama (KMU) bahas sebelumnya, katarak ini merupakan katarak kongenital, atau bawaan sejak lahir.

Ada beberapa faktor penyebab katarak kongenital ini, salah satunya adalah, adanya infeksi saat kehamilan.

Apakah Anda sudah menjaga diri dari infeksi ini saat hamil?

Dokter spesialis mata KMU Mojokerto dr. Nuke Erlina Mayasari, SpM menyebutkan,  sekitar 50 persen kasus katarak kongenital terjadi akibat mutasi gen pada bayi saat berkembang dalam kandungan.

Hal ini erat kaitannya terhadap masalah kesehatan yang terjadi selama kehamilan loh.

Sementara itu, 23 persen diantaranya karena keturunan dari orangtua. Selebihnya, belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Lalu, apakah katarak pada bayi bisa dicegah semenjak kehamilan?

Dokter spesialis mata KMU Mojokerto dr. Nuke Erlina Mayasari, SpM mengatakan, katarak pada bayi hanya bisa dilihat dan didiagnosis usai proses persalinan. Hingga kini, belum ada cara terkait pendeteksi katarak dalam kandungan.

Hanya saja, katarak pada bayi ini bisa terjadi akibat komplikasi yang terjadi saat kehamilan. Diantaranya, penyakit infeksi Rubella, Herpes Simplex, cacar air, Herpes Zoster, Influenza,  Virus Epstein-Barr, Poliomyelitis, Sifilis, dan Toksoplasmosis.

Penyakit infeksi tersebut, disebabkan oleh virus yang menyebabkan gangguan perkembangan pada janin. Karena itu, untuk mencegah katarak pada bayi, seorang ibu harus mencegah infeksi virus tersebut.

Bagaimana caranya? Berikut 3 cara mencegah katarak pada bayi semenjak kehamilan:

1.Melakukan vaksin TORCH sebelum hamil

TORCH sendiri merupakan singkatan dari Toksoplasmosis, Rubella (campak Jerman), Cytomegalovirus, dan Herpes. Macam-macam penyakit tersebut, dapat membahayakan keselamatan ibu hamil dan janin. Dimana virus tersebut, mengalir dalam darah dan akibatnya bayi terjangkit infeksi yang sama.

Untuk mencegahnya, ibu hamil baiknya melakukan vaksin TORCH ini.

Mengapa vaksin ini harus dilakukan sebelum hamil?

Karena ada beberapa vaksin yang tidak boleh diberikan pada ibu hamil, salah satunya vaksin TORCH ini.

Karena itu, ada baiknya saat Anda dan pasangan memulai program kehamilan, lakukanlah konsultasi kepada dokter dan meminta saran terkait vaksin ini. Akan ada pemeriksaan dan pemberian vaksin tersebut, saat program kehamilan, sesuai anjuran dokter.

Vaksin ini baik dilakukan 2 bulan sebelum Anda melakukan program kehamilan. Tujuannya, agar vaksin bekerja maksimal dalam tubuh dan tiak berbahaya pada janin.
Selain itu, jangan lupa untuk melakukan konsultasi pada dokter kandungan, untuk mendapatkan imunisasi lengkap saat hamil.

2. Konsumsi makanan sehat

Nutrisi yang baik, tentunya akan berdampak baik ya Sahabat KMU.
Termasuk bagi janin saat kehamilan berlangsung. Anda harus bisa memberikan asupan gizi dan nutrisi terbaik.

Untuk menghindari infeksi dan juga TORCH, perhatikan beberapa hal berikut:

Hindari mengonsumsi daging mentah atau  kurang matang saat hamil.

Pastikan mengonsumsi makanan yang bersih dan sehat.

Wajib mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas, terutama setelah menyentuh tanah.

Hindarilah kontak dengan kotoran kucing atau anjing secara langsung.

Tidak perlu menindik tubuh dan tattoo saat hamil

3. Konsultasi bila memiliki keluarga dengan riwayat katarak kongenital

Bila dalam keluarga Anda sudah memiliki riwayat katarak kongenital, baiknya segera melakukan konsultasi. Sebab, kemungkinan besar hal ini akan diturunkan pada bayi Anda.

Namun ingat, bahwasanya penyebab katarak pada bayi adalah 50 persen dari mutasi gen saat perkembangan janin di proses kehamilan.

Konsultasikan kepada dokter sebelum merencanakan kehamilan. Karena itu, penting bagi para ibu hamil untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Pastikan bayi Anda lahir dengan sehat dan bahagia. Tentunya, bisa melihat wajah bahagia Anda dan pasangan sebagai orangtuanya.

Read More

Lensa Intra Okuler Toric

Lensa intra okuler toric adalah lensa yang diimplantasikan ke mata setelah operasi katarak dan digunakan untuk mengoreksi kelainan astigmatism (kacamata silinder) pada operasi katarak.

Hasil dari pemakaian lensa ini diharapkan ukuran silinder dapat berkurang atau bahkan hilang sama sekali yang bermanfaat untuk meningkatkan tajam penglihatan.

#toric #IOL #klinikmata #klinikmataKMU #eyeclinic #eyecenter #doktermata #ophthalmologist #beyondophthalmologist #gresik #lamongan #bojonegoro #tuban #madura #bangkalan #surabaya #sidoarjo

Read More

KMU Kembali Menggelar Phaco Workshop

KMU kembali menggelar Phaco Workshop untuk meningkatkan keahlian para dokter mata di bidang operasi katarak, 31 Juni – 1 Juli 2018 di Shangri-La Hotel, Surabaya.

Sebanyak 77 dokter yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia hadir menjadi peserta. Pembicaranya dari Perdami, INASCRS dan tim dokter KMU.

Yang lebih keren, KMU juga mengundang narasumber tamu, pakar phaco dari India. Namanya dr Ashvin Agarwal, Executive Director of Agarwal’s Eye Hospital.

Simak komentarnya.

Read More
Dapatkah Katarak Timbul Kembali Setelah Operasi?

Dapatkah Katarak Timbul Kembali Setelah Operasi?

Pertanyaan

Dapatkah Katarak Timbul Kembali Setelah Operasi ?

Jawab:

Katarak tidak dapat timbul kembali. Bila setelah operasi katarak kemudian seiring berjalannya waktu ada yang tampak menutupi, kemungkinan itu karena terjadi penebalan di kapsul atau rumah tempat lensa.

Read More

Katarak Hipermatur

Katarak hipermatur adalah suatu stadium katarak senilis (katarak karena penuan) yang paling akhir.

Morgagnian adalah salah satu bentuknya dimana sudah terjadi pencairan korteks lensa sehingga inti lensa tampak melayang dalam korteks yang mencair
Tahap ini terjadi karena lensa katarak yang tidak dilakukan operasi.

Penglihatan pasien pada tahap ini sudah sangat buruk hingga hanya melihat cahaya. Kemungkinan terjadi komplikasi saat operasi pada pasien seperti ini juga begitu besar.

Jika ada gejala katarak segera periksa agar tidak terlambat dan masuk dalam stadium ini.

#ketarak hipermatur
#klinikmatautama
#KMU
#klinikmata
#doktermata
#pusatpenangananmata
#katarakcenter
#pusatkatarak

Read More
Penanganan Katarak Pada Penderita Diabetes

Penanganan Katarak Pada Penderita Diabetes

Hal pertama dan penting untuk pengobatan adalah mengontrol kadar gula sehingga tetap berada dalam rentang nilai normal. Dengan demikian, keparahan penyakit dapat dihindari.

Kita semua tahu bahwa diabetes memang tidak bisa disembuhkan secara total, tapi penyakit ini bisa ditekan efek sampingnya atau dijaga supaya tidak semakin parah dan penderita bisa hidup dengan cukup sehat. Setelah gula darah normal, barulah dilakukan tindakan operasi katarak.

Operasi katarak di KMU saat ini sudah menggunakan teknik phacoemulsifikasi, yaitu tehnik paling canggih dalam operasi katarak dengan menggunakan sobekan yang sangat kecil (kurang dari 3mm) pada sisi kornea. Alat phacoemulsifikasi digunakan untuk melunakan dan mengeluarkan lensa katarak pada saat yang bersamaan. Setelah itu, lensa intra-okular (IOL) yang dapat dilipat dimasukan ke dalam mata. Setelah operasi, pasien langsung dapat beraktivitas kembali.

Read More
Operasi Katarak Canggih Hadir di Mojokerto

Operasi Katarak Canggih Hadir di Mojokerto

Kabar gembira untuk warga Mojokerto dan sekitarnya. Terutama bagi penderita katarak. Klinik Mata Utama (KMU) telah menjalin kerja sama dengan RS Hasanah. Layanan berupa Poli Mata dan Operasi Katarak.

Untuk Poli Mata, jadwalnya setiap hari Rabu (jam 15.00 – 17.30) dan Jumat (jam 08.00 – 12.00). Pasien akan secara khusus dilayani oleh dr Nuke Erlina, SpM.

Khusus untuk penderita katarak, kini tak harus jauh-jauh ke luar kota. Karena KMU dan RS Hasanah juga bekerja sama memberikan layanan operasi katarak dengan metode terbaru, yakni phacoemulsificatioan. Sebuah tehnik operasi katarak yang cepat (hanya 15 menit), tanpa jahit, tanpa sakit, dan bisa langsung pamit. Bagi pengguna BPJS, layanan ini tanpa duwit alias gratis.

Peralatan canggih sudah disediakan. Antara lain Biometri, NCT, ARK dan VSUS. Pelaksanaan operasi katarak digelar setiap hari Selasa, jam 08.00 sampai selesai.

Read More