All Posts in Category: Kesehatan Mata

Sindrom Mata Kering

     Istilah ini menyangkut beberapa keluhan tidak enak pada mata yang berkaitan dengan penurunan kualitas dan atau kuantitas air mata. Sindrom mata kering cenderung meningkat dengan bertambahnya usia. Pada populasi umur 40 tahun ke atas prevalensinya 5% dan meningkat menjadi 15% paa usia 65 tahun ke atas, dan didominasi kaum wanita, serta tidak dipengaruhi ras maupun jenis etnis tertentu. Mata kering sering dihubungkan dengan populasi orang tua khususnya wanita yang menopause.

     Pasien biasanya mengeluh: mata terasa terbakar, gatal, tidak tahan sinar,rasa mengganjal, dan keluhan ini memberat pada siang hari, saat membaca lama termasuk di depan komputer, mengemudi, merokok, tinggal di kawasan udara kering, dan lingkungan udara kotor. Beberapa penyakit sistemik yang mendasari antara lain: DM, reumatoid artritis, tiroksikosis, dll.

     Ada 2 golongan penyebab sindroma mata kering : gangguan produksi air mata, misalnya pada penyakit gangguan kelenjar lakrimalis, gangguan reflek hiposekresi pasca operasi lasik, dan fotorefraktokeratektomi. Tindakan yang terakhir ini populer saat ini, guna menghilangkan kaca mata minus; namun demikian hal tersebut bisa diatasi, karena gangguan tersebut bersifat sementara. Selain itu terjadi akibat penggunaan obat-obatan antara lain: obat anti hipertensi, pil KB, diuretika, antibiotik golongan aminoglikosida, obat-obat anti galukoma, morfin marihuana dan bahan pengawet pada obat tetes mata. Penyebab yang lain adalah gangguan penguapan air mata, misalnya terjadi pada: pengguna lensa kontak, penderita kalazion kambuhan.

     Penanganan sindrom mata kering yang ringan, cukup diberi air mata buatan dengan pengawet. Pada gangguan yang sedang bisa diberikan air mata buatan tanpa pengawet, bisa diikuti dengan siklosporin A tetes mata 0,05% perhari 2 kali, untuk meningkatkan produksi air mata. Sebaiknya ini dilakukan kombinasi sesuai peran masing-masing.

Read More

7 tips mudah menjaga kesehatan mata

Sahabat, tips kesehatan. Banyak sekali penyakit mata yang mungkin tidak asing di telinga kita seperti miopi atau rabun jauh, presbiopi atau tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh maupun dekat, katarak, hipermetropi atau rabun dekat, maupun buta warna yang tidak dapat membedakan aneka warna. Berbagai penyebab penyakit tersebut dapat menimpa mata anda. Seperti miopi yang banyak menimpa kalangan pelajar dan mereka yang sangat hobi dalam membaca buku. Untuk lebih memahami dan mengerti cara menjaga kesehatan mata yang benar. Berikut ini 7 tips mudah menjaga kesehatan mata anda :

  1. Perhatikan Jarak Membaca Buku. Usahakan membaca buku pada jarak yang ideal. Jarak ideal yang dimaksud yaitu membaca buku pada jarak 30 cm dari buku ke mata. Hal ini untuk mencegah penyakit mata seperti miopi atau rabun dekat.
  2. Jangan Sambil Tiduran. Usahakan tidak membaca buku atau teks apapun dalam kondisi sambil tiduran. Ini juga dapat membuat kesehatan mata terganggu seperti dapat terkena miopi.
  3. Pencahayaan Yang Cukup. Jangan menggunakan penerangan terlalu redup ketika belajar atau membaca apapun itu. karena penerangan yang kurang dapat menganggu kesehatan mata.
  4. Istirahatkan Mata. Usahakan mengistirahatkan mata, ketika sudah terlalu lama di depan layar komputer atau laptop saat mengerjakan tugas atau aktivitas apapun di komputer atau laptop. Ini juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mata anda.
  5. Jangan Kucek Mata. Usahakan tidak mengucek mata, ketika tangan dalam keadaan kotor atau habis memegang sesuatu benda. Karena tangan yang kotor dapat menginfeksi organ mata yang akan berakibat sangat buruk untuk kesehatan mata anda.
  6. Kedipkan Mata. Usahakan mengedipkan mata dengan intensitas agak ditambah, pada saat fokus melihat sesuatu terlalu lama seperti komputer ataupun laptop.
  7. Makanan Untuk Mata. Usahakan memakan makanan yang sangat baik untuk kesehatan mata. Dalam hal ini, wortel merupakan jenis makanan yang paling baik untuk kesehatan mata, karena banyak mengandung vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata.
Read More

35 Fakta Unik dan Menarik Tentang Mata Manusia

Tahukah Anda banyak sekali fakta menarik tentang mata manusia. Mata merupakan organ penglihatan yang mendeteksi cahaya dan mengirim informasi ke otak. Hal paling sederhana yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain adalah untuk mengetahui apakah lingkungan sekitarnya terang atau gelap.

Berikut ini beberapa fakta unik dan menarik tentang mata manusia yang mungkin perlu Anda ketahui :

  1. Mata berkedip sekitar 12 kali setiap menit dan Berkedip Sekitar 15.000 kali setiap hari. Anda berkedip rata-rata 4.200.000 kali dalam setahun.
  2. Beberapa orang dilahirkan dengan bola mata kiri dan kanan yang berbeda warna. Kondisi ini disebut heterochromia.
  3. Lensa mata bergerak lebih cepat daripada lensa kamera manapun dan otot mata adalah otot tercepat dalam tubuh, itulah mengapa ketika sesuatu hal terjadi dengan cepat, dikatakan’sekejap mata.’
  4. Mata manusia bisa membedakan 500 jenis warna abu-abu dan dapat mendeteksi 10 juta warna tetapi tidak dapat melihat cahaya ultraviolet atau inframerah.
  5. Dari semua otot dalam tubuh Anda, otot-otot mata adalah yang paling aktif.
  6. Manusia tidak mungkin bersin dengan mata terbuka.
  7. Warna mata yang paling umum di dunia adalah cokelat.
  8. Anda melihat dengan otak Anda, bukan mata Anda. Mata kita berfungsi seperti kamera, menangkap cahaya dan mengirim data kembali ke otak.
  9. Kornea adalah satu-satunya jaringan dalam tubuh manusia yang tidak mengandung pembuluh darah. Kornea adalah penutup transparan dari iris dan pupil.
  10. Dalam kondisi pencahayaan yang tepat mata manusia bisa melihat cahaya lilin dari jarak 14 mil.
  11. Buta warna lebih sering terjadi pada laki-laki.
  12. Mata adalah organ kedua yang paling kompleks setelah otak
  13. Mata dapat memproses 36.000 potongan informasi dalam satu jam saja.
  14. Warna mata ditentukan oleh jumlah melanin dalam jaringan iris.
  15. Kebiasaan merokok mengurangi penglihatan pada malam hari.
  16. Diabetes adalah penyebab nomor satu kebutaan pada orang dewasa di Inggris.
  17. Mata mengandung sekitar 107 juta sel peka cahaya.
  18. Manusia akan berkedip lebih ketika mereka berbicara.
  19. Setiap mata memiliki blind spot kecil di belakang retina dimana saraf optik menempel.
  20. Mata melihat hal-hal terbalik, otak Andalah yang mengubah gambar dengan cara yang benar.
  21. Ruang antara alis mata disebut glabella.
  22. Sidik jari memiliki 40 karakteristik unik, jaringan iris pada mata manusia memiliki 256 karakteristik unik. Inilah sebabnya mengapa scan retina yang semakin sering digunakan untuk tujuan keamanan.
  23. Red-eye pada foto yang disebabkan oleh cahaya dari flash memantul dari kapiler di mata rakyat.
  24. Dalam hidup, rata-rata mata Anda akan melihat 24 juta gambar yang berbeda.
  25. Setiap orang memiliki satu mata yang sedikit lebih kuat dari yang lain.
  26. Berat bola mata manusia berat sekitar 28 gram.
  27. Meskipun fungsi dari air mata adalah untuk menjaga agar mata menjadi bersih, para ilmuwan tidak mengerti mengapa kita menangis ketika kita marah.
  28. Semakin tua semakin sedikit air mata yang dihasilkan
  29. Orang biasanya membaca 25 kali lebih lambat di layar daripada di atas kertas.
  30. Semua bayi buta warna saat lahir.
  31. Bayi yang baru lahir akan menangis, tetapi tidak menghasilkan air mata. Bayi tidak menghasilkan air mata sampai mereka sekitar berusia enam minggu.
  32. Manusia tidak mungkin bersin dengan mata terbuka.
  33. Orang-orang dengan mata biru lebih mampu melihat dalam gelap dibandingkan orang dengan yang lebih gelap.
  34. Semua orang akan membutuhkan kacamata ketika tua.
  35. Penyakit diabetes dapat dideteksi melalui pemeriksaan mata.
Read More

Apa itu Anomali Refraksi

DIREKTUR Utama Klinik Mata Utama, dr. Uyik Unari, SpM mengatakan bahwasanya kelainan refraksi adalah keadaan dimana bayangan tegas tidak terbentuk pada retina (makula lutea atau bintik kuning). Pada kelainan refraksi terjadi ketidakseimbangan sistem optik pada mata sehingga menghasilkan bayangan kabur. “Pada mata normal, kornea dan lensa akan membelokkan sinar pada titik fokus yang tepat pada sentral retina. Keadaan ini memerlukan susunan kornea dan lensa yang betul-betul sesuai dengan panjangnya bola mata. Pada kelainan refraksi sinar tidak dibiaskan tepat pada bintik kuning, akan tetapi dapat di depan atau di belakang bintik kuning atau malahan tidak terletak pada satu titik yang tajam,” ungkap ibu lima orang anak tersebut. Kelainan refraksipun lalu juga dikenal dalam berbagai kelainan mata, yakni rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), mata dengan silinder (astigmatisma).

 Miopia (Rabun Jauh)

Miopia disebut sebagai rabun jauh, atau ketidakmampuan untuk melihat jauh, dan akan tetapi bisa melihat dekat dengan lebih baik. Menurut dr Uyik, Miopia adalah suatu keadaan mata yang mempunyai kekuatan pembiasan sinar yang berlebihan, sehingga sinar sejajar yang datang dibiaskan di depan retina. “Miopia biasa disebabkan karena terlalu kuatnya pembiasan sinar di dalam mata untuk panjangnya bola mata akibat bola mata terlalu panjang, pembiasan sinar oleh kornea dan lensa terlalu kuat di depan retina dan titik fokus sinar yang datang dari benda yang jauh terletak di depan retina dan titik jauh (pungtum remotum) terletak lebih dekat atau sinar yang datang tidak sejajar difokuskan pada bintik kuning,” paparnya.

Gejalanya sendiri menurut ia seperti buram saat melihat jauh, sakit kepala, kecenderungan terjadinya juling saat melihat jauh dan lebih jelas saat melihat dekat. Cara pengobatannya biasa dengan pemberian lensa sferis negatif atau minus terkecil yang memberikan ketajaman penglihatan maksimal.

 Hipermetropia (Rabun Dekat)

Hipermetropia juga dikenal dengan istilah hyperopia atau rabun dekat. Hipermetropia merupakan keadaan yang lebih jarang dibandingkan dengan miopia. “Mata hipermetropia mempunyai kekuatan refraksi yang lemah, sinar sejajar yang datang dari obyek terletak jauh tak terhingga dibiaskan di belakang retina,”tambahnya.

Gejala  hipermetropia sendiri adalah bila  hipermetropia 3 dioptri atau lebih, atau pada usia tua, pasien  mengeluh penglihatan  dekat  kabur. Turunnya tajam penglihatan dekat pada  pasien  tua disebabkan menurunnya amplitude akomodasi,  sehingga tidak dapat lagi mengkompensasi   kelainan  hipermetropianya atau penglihatan dekat lebih cepat buram. Karena kemampuan akomodasi menurun  dengan  bertambahnya  usia,  sehingga akomodasi tidak cukup kuat lagi untuk penglihatan dekat. Penglihatan dekat yang buram akan lebih terasa lagi pada keadaan kelelahan, atau penerangan yang kurang.

Dan yang terakhir adalah sakit kepala pada daerah frontal dan dipacu oleh kegiatan melihat dekat yang panjang. Gejala ini jarang terjadi pada pagi hari, cenderung terjadi setelah siang hari dan bisa membaik spontan saat kegiatan melihat dekat dihentikan dan mengurangi sensitif terhadap cahaya. “Pengobatan pasien hipermetropia adalah dengan memberikan lensa sferis positif atau plus terbesar yang memberikan ketajaman penglihatan maksimal,”kata dr Uyik.

 Astigmatisma (Silinder)

Astigmatisma adalah suatu keadaan refraksi yang memakai dua kekuatan pembiasan yang saling tegak lurus untuk mendapatkan penglihatan jauh dengan jelas. Hal ini disebabkan kornea yang mempunyai daya bias berbeda-beda pada berbagai meridian pembukaan mata atau kornea. “Astigmatisma adalah keadaan dimana sinar sejajar tidak dibiaskan secara seimbang pada seluruh meridian. Pada astigmatisma regular, terdapat dua meridian utama yang terletak saling tegak lurus. Umumnya setiap orang mempunyai astigmatisma ringan,” urainya.Pada astigmatisma bisa dilihat berbagai faktor, diantaranya lengkungan jari-jari pada satu meridian  kornea lebih  panjang  dibanding  jari-jari  meridian yang tegak lurus padanya dan pembiasan sinar pada mata tidak sama pada semua bidang atau meridian.

Astigmatisma disebabkan karena pembiasan sinar yang tidak sama pada berbagai sumbu penglihatan mata, misalnya kondisi mata lebih rabun jauh pada salah satu sumbu (misal 90 derajat) dibanding sumbu lainnya (180 derajat). Umumnya akibat kornea berbentuk lonjong (oval) seperti telur. Makin lonjong bentuk kornea makin tinggi astigmatisma mata. “Astigmatisma juga dapat terjadi akibat jaringan  parut  pada  kornea  atau  setelah pembedahan  mata.  Jahitan  kornea  yang terlalu kuat pada bedah mata dapat mengakibatkan perubahan pada pembukaan kornea.  Bila  jahitan  kornea  pasca  bedah mata dilonggarkan, maka keluhan adanya astigmatisma akan berkurang”, pungkasnya. Gejala   astigmatisma   adalah   penglihatan  kabur,  head  tilting,  menengok untuk melihat jelas dan kelopak mata menyempit.

Penatalaksanan Kelainan Refraksi yang di Himpun tim Mata Magz:

a. lensa Kacamata

Kacamata masih merupakan metode paling aman untuk memperbaiki refraksi. Keuntungan kacamata pada orang miopia adalah kemampuannya untuk membaca huruf-huruf cetak yang paling kecil tanpa memakai kacamata walaupun usianya lebih lanjut. Kacamata yang diperlukan seseorang dengan hipermetropia adalah lensa positif atau konveks yang merupakan lensa yang tebal di tengah.

 b. lensa Kontak

Lensa kontak keras, yang terbuat dari polimetilmetakrilat, merupakan lensa kontak pertama yang bernar-benar berhasil dan memperoleh penerimaan yang luas sebagai pengganti kacamata. Pengembangan selanjutnya antara lain adalah lensa kaku yang permeabel-udara, yang terbuat dari asetat bultirat selulosa, silikon, atau berbagai polimer plastik dan silikon. Juga lensa kontak lunak, yang terbuat dari bermacam-macam plastik hidrogel, yang semuanya menghasilkan kenyamanan yang lebih baik tetapi resiko penyulit serius lebih besar. Sedangkan lensa kontak lunak, terutama bentuk-bentuk yang lebih lentur, mengadopsi bentuk kornea pasien. Dengan demikian, daya refraksinya terdapat hanya pada   perbedaan   antara   kelengkungan depan dan belakang, dan lensa ini hanya sedikit mengoreksi  astigmatisma  kornea kecuali apabila disertakan koreksi silindris. Lensa  kontak  mengurangi  masalah penampilan  atau  kosmetik  akan  tetapi perlu diperhatikan kebersihan dan ketelitian pemakaiannya. Selain masalah pemakaiannya, perlu diperhatikan masalah lama pemakaian, infeksi, dan alergi terhadap bahan yang dipakai.

 c. Bedah Keratorefraktif:

Bedah Keratorefraktif mencakup serangkaian metode untuk mengubah kelengkungan permukaan interior mata. Adalah tidak mungkin untuk memendekkan bola mata pada miopia. Pada keadaan tertentu miopia dapat diatasi dengan pembedahan pada kornea. Pada saat ini terdapat berbagai cara pembedahan pada miopia, seperti keratotomi radial-radial keratotomy (RK), keratotomi fotorefraktif, photorefractive keratotomy (PRK) dan laser assisted in situ interlameral keratomilieusis (LASIK).

Read More

7 Tips Lindungi Mata

SETIDAKNYA 7 juta orang di dunia menjadi buta setiap tahun. Tragisnya, sebanyak 80%  kasus kebutaan dan kehilangan penglihatan   yang   serius   sebenarnya bisa dihindari. Oleh karena itu, jangan anggap enteng kesehatan mata Anda. Lindungilah mata dan penglihatan Anda dengan tujuh tips berikut:

 Berhenti Merokok

ANDA pasti sudah tahu bahwa merokok merugikan kesehatan. Namun, mungkin Anda belum tahu bahwa ada kaitan langsung antara merokok dan masalah mata. Jika Anda perokok, Anda berpeluang mengembangkan sejumlah penyakit mata seperti katarak, degenerasi makula, sindrom mata kering dan kerusakan saraf optik. Jika Anda sudah mencoba untuk berhenti merokok sebelumnya dan gagal, cobalah lagi. Studi menunjukkan bahwa semakin banyak Anda mencoba untuk berhenti merokok, semakin bear peluang keberhasilan Anda.

Kendalikan   Tekanan   Darah   dan Gula Darah

TEKANAN darah tinggi (hipertensi) yang tidak diobati dapat memengaruhi penglihatan dan bahkan menyebabkan retinopati hipertensif, yaitu kerusakan retina karena tekanan darah yang terlalu kuat. Retina adalah lapisan jaringan  di bagian belakang mata. Kerusakan retina menyebabkan penglihatan terganggu.

Diabetes adalah salah satu penyebab utama kebutaan pada orang dewasa. Glukosa darah yang tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan retinopati diabetik dan komplikasi mata lain seperti glaukoma dan katarak. Bila Anda memiliki diabetes, sangat dianjurkan bagi Anda untuk makan makanan yang sehat, memeriksa gula darah secara berkala dan meminum obat atau mengambil suntikan insulin sesuai instruksi dokter.

Dapatkan NutrisTerbaik untuk Mata

LINDUNGI mata Anda dengan makanan di piring Anda. Makanlah makanan yang kaya akan antioksidan. Antioksidan dapat melindungi dan memperbaiki sel-sel mata dan sel-sel tubuh secara keseluruhan dari kerusakan oleh radikal bebas. Buah dan sayuran berwarna-warni cenderung kaya akan antioksidan. Selain antioksidan, vitamin A secara khusus sangat diperlukan untuk pemeliharaan kesehatan mata. Vitamin A mendukung produksi rhodopsin yang merupakan pigmen mata yang sangat sensitif melihat   dalam   kondisi   pencahayaan yang buruk. Kekurangan vitamin A akan menyebabkan penyakit yang disebut rabun senja (jawa: kotok ayam) di mana seseorang tidak bisa melihat di cahaya remang-remang. Wortel adalah sumber utama pro-vitamin A.

Lindungi Mata dari Sinar Matahari

PAPARAN  sinar    matahari    terus- menerus  dapat  menyebabkan  katarak dan degenerasi makula. Hal ini karena sinar ultraviolet (UV) dari matahari menembus  retina  sehingga  menyebabkan kerusakan  mata.  Untuk  mencegah  sinar UV yang berbahaya, pakailah kaca mata hitam yang dirancang khusus untuk melindungi mata jika Anda berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Kacamata tersebut umumnya memberikan perlindungan UV hingga 99% atau 100%.

Gunakan Pelindung Mata

Jika Anda bekerja dengan bahan berbahaya, pakailah kacamata pelindung yang dapat melindungi mata Anda dari cedera, kerusakan, dan kebutaan. Kenakan kacamata atau helm berkaca ketika Anda mengendarai sepeda motor. Olahraga tertentu seperti tenis, hoki dan berenang juga dapat berisiko mencederai atau merusak mata. Pakailah pelindung mata seperti helm dan kacamata olahraga untuk melindungi Anda.

Lakukan Kebiasaan yang Baik untuk Mata

Meskipun masalah mata umumnya berhubungan dengan kerusakan atau penuaan, masalah mata juga dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk. Berfokus pada jarak yang tetap dalam waktu lama, seperti menatap layar komputer atau membaca selama berjam-jam, adalah salah satunya. Otot-otot mata Anda akan terkunci pada posisi yang tetap sehinga kehilangan fleksibilitas. Benda-benda yang sangat dekat atau sangat jauh menjadi terlihat kabur. Ambillah jeda dan alihkan pandangan Anda pada benda yang jauh untuk membantu mencegah masalah ini. Latihan mata secara teratur juga membantu memulihkan dan mencegah masalah penglihatan di masa depan. Contoh latihan mata ini adalah berselang-seling berfokus pada objek yang jauh dan dekat, serta berfokus pada objek yang sama dengan sudut berbeda-beda.

Kunjungi Dokter Mata Anda

Kunjungilah dokter mata untuk memantau kesehatan mata Anda sebelum masalahnya timbul. Kunjungan ke dokter mata untuk pemeriksaan rutin bisa dilakukan setiap satu atau dua tahun sekali, dan lebih sering jika Anda memakai kacamata atau lensa kontak. Segeralah mengunjungi dokter mata jika Anda mengalami infeksi mata atau gejala seperti penglihatan berkurang, penglihatan kabur, mata nyeri/ kemerahan dan gatal-gatal di sekitar mata atau kelopak mata karena infeksi atau penyakit mata kronis yang dapat mengakibatkan kerusakan permanen atau kebutaan.

Read More