All Posts in Category: Tanya Jawab

Berbagi ilmu di hari libur?? Kenapa tidak

Jadi hari libur kalian kemana saja hari ini?
Atau ngapain saja??
.
.
Kali ini hari libur Dokter Spesialis Mata KMU akan menjadi berbeda dan membawa manfaat ini.
Tepatnya di hari Minggu (6/10/2019)
dr. Diaz Alamsyah S, SpM dari KMU menjadi instruktur bagi dr. Andi Rachmi Patompo, SpM, dalam Phacoemulsification Wetlab.
.
Dokter Diaz membimbing dokter Andi Rachmi, untuk mendalami teknik operasi Phacoemulsification.
Untuk mengingatkan kembali, kegiatan Phacoemulsification Wetlab ini merupakan salah satu program kursus dari KMU Edu ya.
.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari training phacoemulsifikasi, dengan memberikan pendampingan terhadap setiap dokter yang mendalami operasi teknik phacoemulsifikasi ini.
.
.
Semoga ilmu ini membawa manfaat untuk banyak dokter yang tentunya membawa manfaat untuk banyak pasien.
#KMU#Klinikmatautama#KlinikmataKMU#BPJSK#kesehatanmata#BPJSKesehatan#katarak#BPJS#klinikmata#dokter#doktermata#eyeclinic#eyecenter#eyelink#katarak#katarakcenter#beyondophthalmologist#gresik#lamongan#tuban#bojonegoro#bangkalan#sidoarjo
#Inspirasi#motivasi#hidupsehat#inspirasiKMU#motivasiKMU#KMUEdu#phacoemulsifikasi#trainingphacoemulsifikasi

Read More

Selamat, Dokter Mata KMU Terlibat dalam Organisasi Level International

Selamat untuk Dokter Spesialis Mata KMU dr. Danti Ayu Irawati, SpM. KMU patut berbangga nih atas terpilihnya dr. Danti sebagai salah satu penerima APACRS Travel Grants 2019.
.
Semoga dengan keterlibatan dr. Danti di level Internasional ini bisa membawa banyak manfaat bagi kita semua.
.
– Semoga menginspirasi –
.
#Klinikmatautama#KlinikmataKMU#KMUedu#klinikmata#klinikmataKMU#doktermata#ophthalmologist#beyondophthalmologist#eyeclinic#eyecenter#katarakcenter#phacoemulsification#phacoworkshop#kyoto#APACRS2019#APACRSkyoto#japan

Read More

5 Tindakan Tepat, Tangani Mata Karena Benda Asing

Pasti diantara Sahabat KMU, ada yang langsung mengucek-ngucek mata atau melakukan tindakan yang justru berbahaya ketika mata terkena benda asing, atau yang biasa disebut dengan istilah ‘kelilipan’

Hati-hati ya, jangan-jangan tindakan yang kalian lakukan justru membahayakan mata tuh. Eh, tapi ada juga nih benda asing besar yang bisa nyasar ke mata loh. Karena itu, butuh tindakan yang tepat ya untuk penanganan awal. Karena itu, lakukan tips KMU nih dulu ya Sahabat KMU

#Klinikmatautama #KMU #Matakelilipan #tipskesehatanmata #carabersihkanmata #TipsKMU

Read More

2 Trauma, Pertanda Mata dalam Keadaan Sangat Gawat

Pada artikel sebelumnya, Klinik Mata Utama (KMU) sudah membahas tentang kegawat daruratan mata ya. Yakni, terbagi dalam 3 klasifikasi, sangat gawat, gawat dan semi gawat. Kali ini, Dokter Spesialis Mata KMU Gresik, sekaligus Direktur Utama KMU dr. Uyik Unari, SpM(K) akan menjelaskan tentang kondisi mata yang masuk dalam kategori sangat gawat.

Disaat seperti apakah mata dikatakan dalam kondisi ‘Sangat Gawat’?

Gangguan pada mata yang masuk dalam kondisi ‘sangat gawat’ ini membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat. Hal ini, diakibatkan oleh luka bakar kimia. Yakni, luka bakar yang dikarenakan alkali/basa dan luka bakar asam.

Mata dengan kondisi sangat gawat ini diakibatkan oleh trauma kimia.

  • Trauma kimia ini, beresiko terjadi di laboratorium industri, pekerjaan yang memakai bahan kimia, pekerjaan pertanian hingga pada peperangan yang memakai bahan kimia.
  • Bila terjadi trauma kimia, maka harus ada tindakan yang sesegera mungkin. Yakni, melakukan irigasi pada daerah mata yang terkena bahan kimia, dan harus segera dilakukan untuk mencegah terjadinya penyulit yang berat.
  • Selanjutnya harus ada pembilasan yang dapat dilakukan dengan memakai garam fisiologik atau air bersih lainnya.

Terdapat 2 pengelompokan trauma untuk kasus mata dengan kondisi sangat gawat ini:

  1. Trauma Kimia Asam

Trauma kimia asam terjadi, ketika ada bahan asam yang mengenai mata. Bila hal ini terjadi, maka akan terjadi pengendapan atau pun penggumpalan bahan protein di permukaan.
Biasanya akan terjadi kerusakan pada bagian superfisisal saja. Namun, bahan asam kuat dapat bereaksi dan mengakibatkan trauma menjadi lebih dalam.

Gejala klinis yang bisa dirasakan akibat trauma ini adalah, mata akan terasa pedih, kering, seperti ada pasir dan ketajaman mata biasanya menurun.

Kemudian, penatalaksanaan yang tepat adalah melakukan irigasi jaringan yang terkena kimia asam, secara perlahan-lahan.
Hal ini dilakukan selama mungkin dengan air bersih atau garam fisiologik, minimal selama 15 menit. Dokter akan menggunakan antibiotika topikal untuk mencegah infeksi.

  • Trauma Kimia Basa
    Trauma ini terjadi karena adanya kimia basa yang mengenai mata.  Trauma kimia basa ini memberikan reaksi berbahaya pada mata.

    Trauma kimia basa  memiliki reaksi yang gawat pada mata, sebab alkali dengan mudah dan cepat menembus jaringan kornea, bilik mata depan dan bagian retina.
    Hal ini diakibatkan oleh penghancuran jaringan kolagen kornea.

Bahan kimia basa sendiri bersifat koagulasi sel dan terjadi proses persabunan disertai dangan dehidrasi.

Gambaran klinis yang bisa dirasakan adalah mata pedih, mata terasa kering, seperti ada pasir dan ketajaman mata yang menurun.

Penatalaksanaan yang tepat untuk kondisi ini adalah melakukan irigasi dengan garam fisiologik sekitar 60 menit segera, setelah trauma. Kemudian, diberikan antiiatik lokal untuk mencegah infeksi analgetik dan anestesik topikal yang dapat diberikan untuk mengurangi rasa nyeri.

Itulah tadi 3 trauma yang menyebabkan mata dalam kondisi ‘sangat gawat’. Karena itu, bila Sahabat KMU mengalami hal di atas, baiknya segera melakukan tindakan pertolongan pertama dengan ceoat dan segera memeriksakannya ke rumah sakit atau klinik mata terdekat ya. Karena mata dengan kondisi ‘Sangat gawat’ ini membutuhkan tindakan yang cepat dan tepat.

Read More

3 Fakta Program Kursus, Jadikan KMU Sebagai Pusat Edukasi Dokter Mata

Bila Anda mengenal Klinik Mata Utama (KMU), maka akan erat kaitannya sebagai sebuah lembaga kesehatan yang melayani masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya di bidang kesehatan.

Tapi tahukah kalian, ternyata ada sisi lain KMU yang harus diketahui nih.
Tak hanya menjadi tempat pelayanan untuk kesehatan mata, KMU juga hadir menjadi pusat edukasi untuk para tenaga medis, khususnya dokter.

Pusat edukasi ini dinaungi oleh tim KMU Edu dari Klinik Mata Utama.

Apakah KMU Edu?
Perlu Sahabat KMU ketahui, program KMU Edu adalah salah satu program dari KMU yang bersifat edukatif. Dimana tujuannya untuk memberikan edukasi kepada tenaga medis yang berkaitan dengan kesehatan mata. Dalam hal ini, salah satunya dimaksud adalah dokter spesialis mata.

Kepala Tim KMU Edu dr. Dini Dharmawidiarini, SpM(K) mengatakan, terdapat 3 program kursus  dari KMU Edu yang menggambarkan bahwa KMU tengah menjadi pusat edukasi para dokter spesialis mata, yakni:

  1. Training Center Phacoemulsifikasi
    Mulanya KMU Edu dimulai dengan forum diskusi ilmiah, bekerja sama dengan Indonesian Society of Cataract and Refractive Surgery (INASCRS) pada tahun 2016. Kemudian kerjasama ini berlanjut menjadi salah satu training center phacoemulsifikasi sampai dengan 2018.Pelatihan ini diperuntukkan para dokter agar bisa menguasai teknik phacoemulsifikasiadalahteknik operasi katarak modern tanpa jahitan dengan waktu kurang lebih 15 menit.

Semenjak itu, KMU menjadi Training Center Phacoemulsifikasi. Dimana KMU menjadi tempat berbagi pengetahuan dan melakukan pendampingan terkait operasi katarak modern ini. Mengingat, sudah banyak dokter di KMU yang memiliki kemampuan untuk operasi ini, dan bisa berbagi ilmu dan pengalamannya dengan para dokter spesialis mata lainnya.

Hingga 2018, sudah ada 29 dokter yang lulus sertifikasi phaco dengan melalui trainingsebanyak 12 pertemuan. Dimana trainingini sendiri dilakukan setiap Minggu.

Saat ini, trainingphacoemulsifikasi KMU dilaksanakan mandiri, dan sudah ada 10 peserta dokter yang sudah menjalani training. Jumlah ini akan terus berkembang, karena setiap dokter spesialis mata dituntut untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik di bidang katarak menggunakan teknik phacoemulsifikasi. Harapan KMU sendiri akan training ini, agar banyak dokter spesialis mata yang semakin mahir dan menguasai teknik operasi ini.

KMU percaya, Bila melakukan operasi terbaik untuk satu pasien, maka kita akan mengembalikan penglihatan pasien tersebut. Namun bila kita berbagi ilmu dan mendampingi para dokter spesialis mata untuk menguasai teknik operasi mata dengan baik, maka akan lebih banyak pasien yang dapat dikembalikan penglihatannya.

  • Wetlab Phacoemulsifikasi
    Kegiatan Wetlab Phacoemulsifikasi ini sendiri merupakan tindak lanjut dari training phacoemulsifikasi. Dimana KMU memberikan pendampingan terhadap setiap dokter yang mendalami operasi teknik phacoemulsifikasi dengan menggunakan mata buatan.

    Setiap dokter spesialis mata yang menjadi peserta Wetlab Phacoemulsifikasi ini, didampingi langsung oleh para dokter spesialis mata KMU. Maksimal 2 dokter dalam setiap kali pertemuan.

Tujuan Wetlab Phacoemulsifikasi ini sendiri, untuk menyegarkan (refresh) pengetahuan, memperbarui (upgrade) tentang operasi dengan teknik phacoemulsifikasi, serta menambah jam terbang dalam mempelajari teknikphacoemulsifikasiHingga saat ini, sudah banyak dokter spesialis mata yang memanfaatkan program wetlab phacoemulsifikasi ini.

  •  Basic Phaco Workshop
    Masih dalam upaya mengembangkan pengetahuan, keahlian dan berbagi ilmu di bidang operasi katarak teknik  phacoemulsifikasi, KMU memiliki program Basic Phaco Workshop (BPW).

Peserta BPW adalah dokter spesialis mata dari berbagai daerah di seluruh Indonesia ini mengikuti workshop tentang operasi katarak teknik  phacoemulsifikasi.

Program ini dilakukan 6 bulan sekali dalam waktu dua hari. Pada hari pertama diberikan pembekalan teori dan diskusi, hari kedua transfer skill dengan wetlab phacoemulsifikasi dan interaktif sesi yaitu dry lab, melihat video operasi serta lebih banyak diskusi.

KMU sendiri memberikan batasan peserta sebanyak 30 peserta setiap kali BPW dilaksanakan.  Sehingga workshop dapat berjalan lebih efektif dan interaksi para dokter lebih intensif.

Read More

4 Manfaat Menggunakan Lensa IOLs pada Operasi Katarak


Setiap hal pasti memiliki manfaat dan perbedaan rasa. Hal ini juga berlaku pada lensa apa yang Anda pilih untuk operasi katarak. Setiap lensa, memiliki kelebihan masing-masing. Anda perlu tahu, mengapa lensa intraokular (IOLs) premium harus dipilih saat Anda atau anggota keluarga melakukan operasi katarak.
Lalu apa saja manfaat yang didapat, bila Anda menggunakan lensa intraokular (IOLs) premium?
Banyak manfaat yang bisa didapat oleh penderita katarak, ketika memilih lensa intraokular (IOLs) premium. Simak penjelasan Dokter Spesialis Mata KMU Madura dr. Ruchita Ranti, SpM tentang 4 manfaat lensa intraokular (IOLs) premium berikut:

  1. Tak perlu bantuan kacamata
    Lensa intraokular (IOLs) premium didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan visual pada jarak jauh, rata-rata hingga dekat. Jadi, pasien tidak lagi membutuhkan kacamata untuk beraktifitas pasca operasi katarak.
  2. Nyaman untuk beraktifitas
    Bayangkan saja, bila Anda melakukan pekerjaan tanpa adanya alat bantu seperti kacamata. Tentunya, pekerjaan dan aktifitas akan lebih nyaman dilakukan. Mengunakan lensa intraokular (IOLs) premium, membuat Anda merasa tidak sedang menjadi orang yang usai melakukan operasi katarak.
  3. Sekaligus mengatasi kelainan refrakasi
    Bila menggunakan lensa intraokular (IOLs) premium, kelain refraksi pada mata seperti silindris (astigmatis), rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermotria) dan mata tua (presbyopia).
    Namun, jenis lensa intraokular (IOLs) premium yang digunakan untuk masing-masing kelainan refraksi ini berbeda.
    Jadi, dokter spesialis mata akan menentukan, jenis lensa intraokular (IOLs) premium apa yang dapat membantu pemulihan lensa mata pada operasi katarak, sekaligus memberi fasilitas atas kelainan refraksi.
    Sehingga kedua hal ini bisa dilakukan dalam satu procedural sederhana. Yakni, hanya dengan memilih lensa intraokular (IOLs) premium ini.
  4. Adaptif dengan cahaya
    Lensa IOLs premium ini mudah mengaaptasi cahaya. Penggunanya, tidak perlu lagi merasa disulitkan dengan akses di luar ruangan yang banyak menerima cahaya secara langsung. Bila cahaya sangat berlebihan dan terang, hanya akan menimbulkan sedikit gangguan atau ketidaknyaman.
    Namun selebihnya mudah dan lebih nyaman untuk beraktifitas tanpa khawatir dengan kegiatan di luar ruangan.
    Sudah tahu kan, manfaat dari lensa intraokular (IOLs) premium. Kalian bisa mendapatkan lensa intraokular (IOLs) premium ini di Klinik Mata Utama. Jangan sungkan untuk bertanya kepada tempat berobat atau dokter spesialis mata Anda, terkait lensa intraokular (IOLs) premium ini.
    Demi kebaikan dan kenyamanan Anda di masa datang. Kualitas terbaik, bisa menjadi hal yang paling melegakan. Semoga bermanfaat.
Read More

Tahukah Anda Tentang Gawat Darurat Mata? Kenali 3 Klasifikasinya

Tahukah kalian, ternyata ada masa dimana  mata dalam kondisi gawat darurat nih. Kondisi ini bisa dibilang masuk dalam kondisi kegawatdaruratan mata.

Apa sih yang dimaksud dengan kegawatdaruratan mata?

Dokter Spesialis Mata KMU Gresik, sekaligus Dierktur Utama KMU dr. Uyik Unari, SpM(K) menjelaskan, bahwa kegawatdaruratan ini merupakan keadaan yang mengancam tajam penglihatan seseorang.
Hal ini berupa penurunan tajam penglihatan hingga terjadi kebutaan.

Lantas, kapankah mata disebut dalam kondisi yang gawat darurat?
Dr Uyik menyebut, terdapat 3 klasifikasi yang perlu Sahabat KMU ketahui.
Yakni, kondisi kegawatdaruratan mata yang sangat gawat, gawat dan semi gawat.

– Sangat Gawat

Kondisi ini adalah, kondisi dimana mata perlu dilakukan tindakan dalam waktu yang cepat. Harus segera dilakukan penanganan, bisa dalam waktu beberapa menit .
Bila terlambat ditangani, maka akan terjadi kebutaan.

Gawat

Sedangkan dalam kondisi ini, mata harus segera ditangani dalam hitungan waktu beberapa jam.
Karena itu, butuh waktu cepat menyadari masalah ini dan sesegera mungkin melakukan tindakan atau mendatangi fasilitas kesehatan yang tepat.

Semi Gawat

Untuk kondisi ini, masa tindakan pada mata bisa menunggu sampai beberapa hari atau minggu. Meski demikian, penanganan tercepat adalah yang terbaik.

Sahabat KMU, harus mengetahui terlebh dahulu bahwa ada kondisi mata yang butuh tindakan cepat dan kondisinya termasuk gawat darurat.

Jadi, sekarang sudah tahu ya? Tetap rawat dan pastikan mata kita dalam kondisi sehat dengan cara memeriksakannya secara rutin. Kalian bisa mengunjungi Klinik Mata Utama, untuk melakukan cek kesehatan mata dan penanganan yang terbaik.

Read More

Bumil Minus Tinggi Bisa Melahirkan Normal? Ada 5 Tips Terbaik Untuk Dilakukan

Banyak ibu hamil (Bumil) yang memiliki minus tinggi (High Myopia), terkadang resah dan ragu, karena takut tak bisa melahirkan dengan normal. Faktanya, hal ini bisa saja terjadi loh Sahabat KMU. Anda harus tahu terlebih dahulu, berbagai pertimbangan yang perlu diperhatikan oleh para bumil dengan minus tinggi ini.

Apakah mungkin jika bumil dengan mata minus ingin melahirkan secara normal?

Dokter Spesialis Mata KMU Gresik dr. Irma Suryani, SpM mengatakan, bumil dengan mata minus pun masih tetap dapat melakukan persalinan secara normal. Pasalnya, resiko robekan retina tidak berhubungan dengan aktivitas mengejan baik saat melahirkan maupun buang air besar (BAB).

Robekan retina dapat terjadi akibat benturan di kepala maupun di mata.wanita bemata minus dapat melahirkan secara normal asalkan sebelumnya kondisi retina telah melalui pemeriksaan terlebih dahulu.

Berdasarkan penelitian di Polandia tahun 1996 mengenai hubungan antara myopia tinggi dengan cara persalinan, ternyata tidak didapatkan hubungan bermakna antara robekan retina dengan cara melahirkan.

Penelitian lain di Rusia tahun 2003 dengan mengukur tekanan intraokular dan hemodinamik bola mata, didapatkan bahwa pada penderita myopia tinggi dapat melahirkan secara normal.
Memang ada perubahan refraksi pada kehamilan, seperti penelitian tahun 2002 oleh Pizzarello di USA. Akan tetapi pasca persalinan, keadaan akan membaik seperti sebelum hamil.

Melakukan cek mata selama kehamilan sangatlah penting. Khusus untuk bumil dengan mata minus, konsultasikan pengecekan mata lebih rutin lagi. Disarankan untuk memeriksakan kondisi retina ke ahli mata (opthalmologist) bagian retina, sebelum hamil atau sebelum melahirkan.

Dengan menggunakan alat khusus yaitu opthalmoscope, akan terlihat jelas, apakah ada robekan atau tidak, termasuk mengetahui letak daerah robekan tersebut.

Jika memang diketahui terdapat robekan, maka dapat dilakukan tindakan secepatnya.Bila tidak segera dilakukan tindakan dalam rentang waktu yang lama, ablasio retina dapat menyebabkan cacat penglihatan atau kebutaan yang menetap.

Salah satu cara untuk mencegah robekan retina, dapat dilakukan dengan teknologi laser pada retina yang tipis. Cara ini aman untuk bumil dan mudah dilakukan.

Disarankan jika ingin melakukan laser, sebaiknya jauh-jauh hari sebelum melahirkan untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Ada beberapa tips dari Dokter Mata KMU Gresik, dr. Irma Suryani, SpM untuk bumil, bila memiliki minus tinggi. Perhatikan ya:

  1. Periksakan mata ke dokter spesialis mata khusus ahli retina setiap 6 bulan sekali.
  2. Khusus untuk bumil bermata minus, apalagi minus tinggi. Dianjurkan lebih sering memeriksakan mata untuk melihat apakah ada risiko robeknya retina pada saat persalinan nanti.
  3. Bila ada resiko robek retina, diskusikan pada dokter kandungan untuk mencari cara melahirkan apa yang terbaik.
  4. Periksa retina sebaiknya jangan mendekati waktu melahirkan agar tidak terjadi kontraksi atau hal lain yang dapat membahayakan kehamilan.
  5. Sebaiknya jangan melakukan pengobatan alternatif yang tidak jelas agar tidak terjadi hal-hal buruk.
Read More

Mata Berair Terus Menerus? Bisa Jadi Mata Lelah, Berikut 6 Cara Penanganannya

Sebagian besar orang jarang menyadari bahwa mata mereka sedang mengalami kelelahan. Padahal, bila dibiarkan, akan sangat menganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan bisa menimbulkan penyakit baru, seperti iritasi, infeksi dan lain sebagainya.

Tapi jangan khawatir dulu ya Sahabat KMU, Dokter Spesialis KMU Gresik, dr. Irma Suryani, SpM menyebutkan, ada beberapa gejala yang menunjukkan bahwa mata kalian sedang lelah. Jadi, Sahabat KMU bisa mengenali, Anda sedang mengalami mata lelah atau tidak.

Berikut 4 gejala yang akan dirasakan, bila mata sedang lelah.

1. Mata terasa pedih, nyeri dan gatal.
2. Pandangan menjadi kabur dan terasa kering.
3. Mata kering dan berair.
4. Mata menjadi sensitif terhadap cahaya.

Ternyata, ketika mata lelah, gejalanya tak hanya di area mata loh Sahabat KMU. Gejalanya, bisa menyebar pada bagian tubuh yang lain. Seperti, nyeri pada leher, punggung, sakit kepala dan nyeri pada bahu.

Sebenarnya, ada cara untuk mencegah terjadinya mata lelah.
Bagaimana pun, mencegah lebih baik dari pada mengobati dong.

Sahabat KMU bisa mencegah mata lelah dengan 4 cara ini:

  • Atur Pencahayaan dan jarak aman dengan komputer

Bila Sahabat KMU adalah orang yang sering beraktivitas menggunakan komputer, maka hal ini harus menjadi perhatian penting. Pastikan, Anda mengatur pencahayaan komputer. Hal ini  bisa dilakukan dengan bantuan filter .

Kemudian, pastikan Anda sudah berada di jarak aman, yakni pada jarak 50 hingga 60 centimeter.

  • Istirahatkan mata (20:20)

Ingat saja 20:20, bila Sahabat KMU ingin terhindar dari mata lelah.
Saat menggunakan komputer atau membaca, baiknya Anda meluangkan waktu setiap 20 menit untuk beristirahat 20 detik. Karena itu, lebih mudah diingat dengan rumus 20:20 ya.

  • Kontrol pencahayaan ruangan

Jangan sampai, ruangan Anda memiliki pencahayaan yang sangat terang dan menyilaukan. Buat cahaya yang ideal agar kinerja menjadi lebih nyaman, dan mata tidak menerima banyak cahaya yang masuk.

  • Merawat mata

Ternyata kalian bisa mencegah mata lelah dengan memberinya perhatiannih Sahabat KMU. Bukan hanya doi yang butuh perhatian yah (ehem). Kalian bisa memulainya dengan menggunakan kompres air hangat atau obat tetes mata ketika mata terasa kering.

Ternyata mudah ya mencegah mata lelah ya Sahabat KMU. Tapi, bagaimana kalau Sahabat KMU sudah terlanjur mengalami mata lelah?

Tenang, Dokter Spesialis KMU Gresik, dr. Irma Suryani, SpM memiliki solusi untuk mengatasinya.
Ada 6 cara yang dapat mengatasi mata lelah, simak ulasannya:

  • Rileksasi tubuh

Kalian bisa sesekali merileksasi tubuh ketika merasa lelah. Misal, dengan meregangkan otot kaki, tangan, bahu dan tubuh. Bisa sesekali berdiri dan jalan-jalan kecil di ruangan. Hal ini bisa memberikan jeda pada aktivitas  mata.

  • Sering berkedip

Bila Anda sudah merasa lelah, termasuk mata yang sudah berair dan perih. Mulailah untuk sering berkedip. Beralihlah sejenak dari bacaan buku atau komputer Anda.

  • Pijat mata

Pijat mata bukan berarti dengan tenaga yang luar biasa ya Sahabat KMU. Bila mata sudah terasa lelah, baiknya mulailah menutup mata dan pijat bagian pelipis selama beberapa menit. Pijat dengan pelan dan tenang.

  • Benahi objek penglihatan

Bisa jadi, mata lelah karena pengaturan cahaya  ruangan dan kontras komputer yang kurang tepat. Bila dirasa belum benar, baiknya Anda segera memperbaiki hal tersebut. Kemudian alihkan pandangan sebentar.

  • Obat tetes mata

Bila mengedip-ngedipkan mata tak bisa membantu, sedangkan mata terasa semakin kering, maka Anda bisa menggunakan obat tetes mata. Kemudian tutuplah mata dan mengompresnya dengan air hangat.

  • Gunakan kacamata

Bila Anda pengguna kacamata, maka jangan lupa untuk menggunakannya saat beraktivitas. Karena, mata dengan permasalahan refraksi seperti mata minus, bisa membuat mata bekerja keras.

  • Tidur yang cukup

Hal ini penting loh Sahabat KMU. Untuk bisa mengatasi mata lelah, maka harus tidur secara teratur. Sebab, mata akan beriistirahat, mendapat nutrisi dan memperbaiki jaringan. Mengurangi jatah tidur, sama dengan mengganggu proses istirahat mata loh.

Jadi, jangan khawatir lagi ya kalau mata Anda sering gatal dan berair. Mungkin Anda hanya butuh istirahat sejenak dan memperbaiki aktivitas nih. Semoga bermanfaat.

Read More

Tertarik dengan IOLs Premium? Kenali 3 Jenis Lensanya

Lensa Intraokular (IOLs) Premium sendiri memiliki 3 jenis, berdasarkan kebutuhan.  Sebelum memilih menggunakan lensa intraokular (IOLs) premium, Anda harus tahu 3 jenis diantaranya. Agar Anda bisa mempersiapkan diri dan mengetahui, lensa intraokular (IOLs) premium  jenisapa yang tepat untuk Anda.

Walaupun setiap dokter spesialis mata akan memberikan lensa intraokular (IOLs) premium  yang sesuai,. Namun, ada baiknya Anda mengetahui 3 jenisnya. Simak penjelasan dari Dokter Spesialis Mata KMU Gresik, dr. Diaz Alamsyah Sudiro, SpM  ini:

1.Toric IOLs
Toric IOLS ini, merupakan jenis lensa intraokular (IOLs) premium yang memperbaiki astigmatisme atau silinder. Sehingga, cocok untuk Anda yang akan melakukan operasi atau tindakan untuk katarak, dan memiliki gangguan refraksi mata silindris (astigmatisme).

Seperti lensa kontak lunak, toric IOLs toric dapat mengoreksi astigmatisme karena memiliki kekuatan yang berbeda di berbagai meridian lensa. Mereka juga memiliki tanda penyelarasan pada bagian tepi lensa, yang memungkinkan ahli bedah untuk menyesuaikan orientasi IOLs premium di dalam mata untuk koreksi astigmatisme yang optimal.

IOLs jenis ini kerap ditemui di beberapa rumah sakit dan klinik mata, seperti Klinik Mata Utama. Ini adalah cara sederhana yang praktis dan aman untuk menangani katarak dan silindris secara bersamaan.

2. Trifocal IOLs
Untuk jenis lensa intraokular (IOLs) premium ini terbilang, paket lengkap dan praktis. Pasien katarak, bisa menggunakan ini karena sekaligus diperuntukkan bagi mereka yang memiliki gangguan refraksi, rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermotria) dan mata tua (presbyopia).

3. Multifocal IOLs
Lensa jenis ini, merupakan kategori lain dari IOLs premium yang mengoreksi presbyopia. Sehingga, dapat mengurangi kebutuhan akan kacamata baca atau kacamata komputer setelah operasi katarak.

IOLs premium satu ini mengandung pembesaran tambahan di berbagai bagian lensa untuk memperluas jangkauan penglihatan. Karena itu, penggunanya dapat melihat objek dengan jelas di semua jarak tanpa kacamata atau lensa kontak.

Tak heran bila  lensa intraokular (IOLs) premium ini, kerap digunakan oleh penderita gangguan refraksi presbiopi.

Dokter spesialis mata yang menangani operasi atau tindakan  katarak pada Anda, pasti akan membantu memutuskan, IOLs premium manakah yang tepat Anda gunakan. Jangan ragu untuk bertanya pada doktermu.

Bila kamu masih ragu, datang langsung ke Klinik Mata Utama terdekat di kotamu. 

Read More