ciri ciri dam penyebab low vision

Mengenal Low Vision, Ciri-ciri, Penyebab dan Pengobatannya

Menurut WHO (World Health Organization) Low Vision adalah turunnya fungsi penglihatan seseorang secara permanen dan tidak dapat diperbaiki dengan bantuan kacamata/alat bantu optik standar.

Ciri-ciri penyandang low vision adalah : -Pada bayi ditemukan tidak berespon terhadap cahaya, tidak bereaksi bila diajak tersenyum
-Bola mata bergerak-gerak tidak teratur
-Kadang-kadang menabrak benda / obyek yang ada didepannnya karena kontras rendah ataupun lapang pandangan yang menyempit
-Menulis dan membaca dalam jarak dekat
-Hanya dapat membaca huruf berukuran besar -Memicingkan mata atau mengerutkan dahi ketika melihat di bawah cahaya yang terang
-Terlihat tidak menatap lurus ke depan ketika memandang sesuatu
-Kondisi mata tampak lain, misalnya terlihat berkabut atau berwarna putih pada bagian luar (kornea)

Low vision dapat terjadi pada setiap jenjang usia, dari bayi hingga lanjut usia. Penyebab umum dari low vision, terutama dengan orang dewasa yang lebih tua, termasuk degenerasi makula (AMD), glaukoma, retinopati diabetik, dan katarak.

Low vision juga bisa terjadi akibat tumor, infeksi, cedera/trauma, genetik (seperti retinitis pigmentosa), gangguan pembuluh darah, atau miopia. Namun demikian low vison juga dapat terjadi pada bayi baru lahir atau pada anak-anak, dengan istilah lain kelainan congenital. Demikian pula dapat diakibatkan oleh virus rubella, maupun diabetes yang diderita oleh ibunya saat mengandung, serta albino.

Pengobatan dan penanganan dini dapat lebih efektif, dan memungkinkan penderita untuk mempertahankan penglihatannya.

Penanganan yang dapat dilakukan pada pasien low vision bertujuan untuk memaksimalkan sisa penglihatan yang ada demi meningkatkan kualitas hidup.
.
Berikut beberapa hal yang dapat membantu penglihatan pada pasien low vision:
.
– Penggunaan alat bantu optik seperti kaca mata, kaca mata pembesar, teleskop dan elektronik magnifier -Penggunaan alat bantu non optik seperti Typoskop (jendela baca), lampu baca, filter baca, penyangga buku, tongkat -Latihan membaca dan menulis huruf braille
– Latihan orientasi dan mobilitas (terutama pada orang dewasa yang baru mengalami low vision)
– Latihan penglihatan efektif dan stimulasi penglihatan pasien bayi dan anak-anak dengan menggunakan benda-benda berwarna kontras

#lowvision
#klinikmatautama
#KMU
#klinikmata
#doktermata
#pusatpenangananmata
#katarakcenter
#pusatkatarak

Leave a Reply

Your email address will not be published.