Operasi Katarak bagi Penderita Diabetes

Penderita diabetes melitus yang sekaligus menderita katarak, memerlukan pengobatan lebih sulit dan harus waspada memilih teknik operasi untuk pengobatan yang baik. Sebab, sangat riskan jika dilakukan operasi. Jika penanganan tidak tepat, maka dapat membuat parah keadaan retinopati diabetik.
 
Yang perlu diperhatikan bagi penderita diabetes yang akan melakukan operasi katarak adalah, harus menurunkan kadar gula darah terlebih dahulu. Karena operasi katarak hanya dapat dilakukan apabila kadar gula darah terkontrol dengan baik. Hal ini bertujuan mengurangi risiko pasca operasi.
 
Setelah kadar gula normal, maka siap untuk dilakukan operasi. Operasi katarak pada penderita diabetes tidak jauh berbeda dengan operasi katarak pada umunya, yaitu bisa dengan teknik phacoemulsifikasi.
 
Lalu apa yang harus dilakukan bagi penderita diabetes yang juga mengalami katarak dan akan melakukan operasi katarak? Yang bisa dan harus dilakukan adalah mengubah pola hidup dan pola makan sehari-hari, diet, olah raga, memonitor gula darah, tekanan darah dan kolesterol, serta mengonsumsi obat-obatan diabet yang disarankan dokter secara teratur. Selain itu, penderita juga disarankan memeriksakan matanya secara rutin.
 
Prinsip pencegahan lebih baik daripada mengobati menjadi gaya hidup terutama pada penyakit kelompok risiko tinggi seperti diabetes. Apabila sudah terkena diabetes melitus, disarankan melakukan pemeriksaan awal ke dokter mata agar dapat diketahui kelainan sejak dini sebelum terjadi komplikasi yang lanjut.
 
Sumber : Majalah KMU edisi 04

Leave a Reply

Your email address will not be published.